Ryanald Jonathan: Ikut Balap ISSOM Bukan Soal Kemenangan Semata
Ryanald Jonathan tahun 2022 ini baru memulai debutnya di ajang balap mobil ISSOM pada kelas Mercedes One Make Race Championship (MOMRC)
Autoride – Dari awalnya yang hanya sekadar datang untuk nonton, akhirnya membuat Ryanald Jonathan kepincut untuk berada di belakang stir mobil balap. Hingga di kemudian waktu pria asal DKI Jakarta ini memutuskan untuk ikut balap ISSOM 2022 di kelas Mercedes One Make Race Championship (MOMRC).
Baginya ikut balap ISSOM juga memberikan banyak pelajaran berharga. Bukan hanya soal persaingan antar pembalap untuk memperebutkan piala kemenangan dengan mencatatkan waktu tercepat. Akan tetapi bagi dirinya juga memberikan manfaat dalam melatih serta mengontrol emosi.
“Ini menjadi musim pertama saya balap ISSOM. Sebelumnya pernah nyobain balap mobil. Tapi tidak seserius seperti sekarang, kalau sekarang lebih menjiwai. Alasannya karena saya lihat balapan ini kita harus bisa mengontrol diri kita, kita harus banyak improve. Dan yang lebih penting kita belajar teamwork, karena kemenangan itu bukan karena serta merta pembalapnya saja tapi juga karena teamwork. Dari sisi mekanik, manager dan segala macamnya. Semua itu saling support untuk jadi juara,” buka Ryanald.
-> Lola Moenek: Terima Kasih MOMRC Masih Setia dengan ISSOM

Memasuki putaran ketiga, Ryanald yang tunggangi mobil balap Mercedes-Benz W202 C Class dengan kapasitas 3200cc menggunakan mesin E Class ini merasakan persaingan yang semakin ketat. Perebutan posisi terdepan antar pembalap di sirkuit juga sengit.
“Seri 3 MOMRC ini menurut saya semakin menarik dibanding seri 1 dan seri 2. Di seri 3 ini semakin banyak mobil yang mulai improve, karena di seri-seri sebelumnya saya lihat mobil-mobil yang masih banyak kekurangan. Tapi seri 3 ini karena mobil sudah banyak improve jadi persaingan semakin menantang,” jelas Ryanald saat dijumpai di Sirkuit Sentul, Bogor Jawa Barat, Minggu, 7 Agustus 2022.
Ryanald yang tampil di kategori kelas SC-6 Elegance juga mengaku jika persiapan menghadapi putaran ketiga MOMRC ini masih banyak kekurangan. Kendati demikian, dirinya bersyukur masih bisa memberikan hasil terbaik untuk Gazpoll Racing Team yang menjadi naungannya.
-> Hangout di The Flavor Bliss & Broadway, Berhadiah Yamaha Fazzio
“Untuk persiapan saya bilang masih kurang. Masih banyak yang harus diimprove. Tapi saya bersyukur di seri ini saya bisa finish pertama di kelas elegan. Tapi secara overall saya rasa masih banyak kekurangan yang harus ditingkatkan untuk menjadi lebih baik. Misalnya di sisi LS atau di breaking system yang belum sempurna. Jadi banyak hal-hal yang masih harus saya persiapkan lagi ke depannya untuk bisa lebih sempurna lagi seri 4,” urainya.
“Pertarungan di balap Mercedes ini sangat ketat. Tapi di sini kekeluargaannya tinggi, kita saling kenal, saling support, saling memperbaiki satu sama lain. Persaingan hanya saat di lintasan. Itulah lah yang saya bilang di sini kekeluargaannya sangat tinggi antar pembalap,” tutup Ryanald.
Sementara kenapa memilih balap Mercedes, karena memang dirinya juga suka dengan mobil Mercedes. (Maston/Foto: Dok. Ryanald Jonathan)




