Car RacingHighlightRacing

SBB Racing Team Siap Tampil di Pertamina 6 Hours Endurance 2026 Bersama Daffa AB, Fandy Adianto, dan Fadli

SBB Racing Team siap tampil di Pertamina 6 Hours Endurance 2026 bersama pembalap andalannya Daffa AB, Fandy Adianto, dan M. Fadlurrahman atau Fadli.

AUTORIDE.CO.ID – SBB Racing Team menyatakan kesiapan penuh untuk tampil pada ajang Pertamina 6 Hours Endurance 2026 yang akan digelar pada 1 Februari 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Mengandalkan tiga pembalap andalannya, yakni Daffa AB, Fandy Adianto, dan M. Fadlurrahman (Fadli), tim ini optimistis mampu bersaing dalam salah satu balap ketahanan paling bergengsi di Indonesia.

Your Community Partner

Balap ketahanan Pertamina 6 Hours Endurance dikenal sebagai ajang yang menuntut lebih dari sekadar kecepatan. Selain performa mobil, faktor daya tahan fisik pembalap, kekuatan mental, kekompakan tim, serta strategi balap menjadi kunci utama untuk meraih hasil maksimal. Selama enam jam penuh, setiap tim harus mampu menjaga konsistensi dan meminimalkan kesalahan di lintasan.

Menariknya, SBB Racing Team menjadi salah satu tim pendatang baru yang ikut meramaikan kompetisi tahun ini. Tim ini dimiliki oleh M. Fadlurrahman yang akrab disapa Mas Fadli, sekaligus turun sebagai salah satu pembalap.

Meski berstatus debutan di ajang ini, SBB Racing Team menunjukkan keseriusannya dengan merekrut dua nama berpengalaman, yakni Daffa AB dan Fandy Adianto. Selain itu, tim juga menunjuk Ibnu Ambara sebagai Manajer Tim untuk mengatur strategi dan operasional selama kompetisi berlangsung.

Daffa AB dikenal sebagai pembalap muda berbakat yang telah menorehkan berbagai prestasi di dunia gokart nasional. Ia juga pernah meraih gelar juara di ajang Porsche Sprint Challenge, yang membuktikan kualitasnya di level internasional.

Sementara itu, Fandy Adianto merupakan pembalap yang sangat memahami karakter Sirkuit Mandalika, sehingga diharapkan mampu memberikan kontribusi besar bagi tim.

Your Community Partner

“Kali ini saya tidak balap 12 lap tapi mungkin bisa 80 lap untuk sendiri. Maka dari itu banyak persiapan yang dilakukan, seperti fisik, mental dan juga komunikasi intens ke Mas Ibnu, mas Fadli serta Daffa, biar kita punya chemistry. Saya juga berterima kasih kepada mas Fadli karena sudah menunjuk saya sebagai salah satu pembalap di SBB Racing Team,” ujar Fandy.

Pada ajang ini, SBB Racing Team akan turun menggunakan Toyota Agya melalui program arrive & race atau sistem sewa dari Toyota Krida Lombok. Program ini memungkinkan tim untuk fokus pada persiapan pembalap dan strategi tanpa harus mengkhawatirkan pengelolaan teknis kendaraan secara menyeluruh.

Manajer Tim SBB Racing Team, Ibnu Ambara, menyampaikan bahwa persiapan dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi fisik, mental, maupun teknis.

“Kami akan mencoba menyiapkan mental dan fisik para pembalap, serta kondisi mobil itu sendiri. Pada hari Sabtu kami akan melakukan simulasi pit stop, simulasi endurance, dan juga beberapa meeting untuk menyatukan visi dan misi tim,” papar Ibnu.

Selain faktor teknis, tantangan cuaca di Mandalika yang cenderung tidak menentu juga menjadi perhatian khusus. Strategi pergantian ban, pengisian bahan bakar, serta rotasi pembalap dipastikan akan menjadi penentu hasil akhir. Kesalahan kecil dalam pengambilan keputusan bisa berdampak besar pada posisi tim di klasemen.

Dengan persiapan yang matang dan komposisi pembalap yang kompetitif, SBB Racing Team berharap dapat tampil maksimal pada debutnya di Pertamina 6 Hours Endurance 2026. Kehadiran tim ini diharapkan mampu menambah warna persaingan sekaligus menyajikan tontonan balap yang seru bagi para pecinta otomotif nasional. (Maston/Foto: ist)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *