Car RacingHighlightRacing

Ibnu Ambara dan Doddy Kurniawan, Pembalap Pertama Geber Mercedes-Benz W201 di Kejurnas Sprint Rally

Ibnu Ambara bersama navigator Doddy Kurniawan turut meriahkan ajang balap Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat.

Autoride – Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2025 yang digelar di Jalak Harupat pada tanggal 09-11 Mei 2025 lalu menandai penampilan perdana Ibnu Ambara dan Doddy Kurniawan di ajang balap ini. Menggeber Mercedes-Benz W201, pasangan driver dan co-driver ini turun di Kelas R3.

Tanpa persiapan yang panjang, namun Ibnu dan Doddy meski tampil sebagai pendatang baru, tetap memberikan hasil terbaik untuk tim Jangkar Biru. Kepada Autoride, keduanya mengaku tidak bisa menghindari beberapa kendala saat balapan. Terutama dalam menyatukan chemistry.

Your Community Partner

“Bisa ikut sprint rally ini dadakan juga sebenarnya. Kebetulan yang mengadakan Jangkar Biru dan Gazpoll. Kami berdua, terutama saya aktif di balap Mercedes One Make Race Championship (MOMRC) di Sentul, kebetulan juga dari dorongan Pak Yasin sebagai pemilik Jangkar Biru, untuk bisa meramaikan acara sprint rally ini,” buka Ibnu Amnara.

Ibnu Ambara (werpack hitam) bersama navigator Doddy Kurniawan

“Persiapan yang cukup singkat, mungkin sekitar kurang dari 10 hari. Kita manfaatkan semuanya. Hari H kami sampai sirkuit, kami mencoba survey atau recce. Kita sempat berantem juga, karena baik saya ataupun Dodi sama sekali belum pernah mengikuti sprint rally. Kita sama-sama basic-nya di balap touring yang single seater. Dan ini kita digabungin berdua, ada dua kepala yang sering balapan sendirian, akhirnya disatukan berdua dalam satu mobil,” jelas Ibnu.

Dikatakan Ibnu, awalnya memang butuh adaptasi untuk menyatukan pola pikir antara dirinya dengan Doddy. Ibnu tak menampik sempat timbul gesekan. “Sempat timbul percikan-percikan api terkait dengan mau belok ke kiri itu kiri berapa. Jadi ya seru juga ternyata, banyak hal baru, banyak teman baru, banyak kenalan baru di sprint rally,” terangnya.

Soal hasil balapan, Ibnu dan Doddy memang tidak muluk-muluk sejak awal menyatakan diri untuk ikutan sprint rally Jalak arupat. Terpenting baginya bisa finish di semua SS dengan selamat dan aman. “Kita di kelas R3 posisi 11, memang gak terlalu bagus. Tapi lumayan di papan tengah dan kita baru pertama kali,” kata Ibnu.

Your Community Partner

Sementara itu bagi Doddy, ada keseruan tersendiri saat dirinya harus membuat pacenote. Ini juga menjadi pengalaman berharga baginya yang baru pertama kali dilakukan. Selain itu, Doddy juga cukup bangga bisa memberikan gebrakan di balap sprint rally dengan turun menggunakan mobil Mercedes-Benz.

“Kita itu pertama kali balap sprint rally dan kebetulan balap pakai Mercy, jadi satu-satunya Mercy yang turun di kelas sprint rally. Dari awal gebrakannya itu sebenarnya sudah luar biasa, semua pada ngeliat ke kita, kita jadi point of view orang-orang. Ini Mercy beneran kuat gak di sprint rally dan kita bisa membuktikan, kita bisa ngasih yang terbaik di kelas R3, walaupun memang itu kelas neraka bisa dibilang, kelas yang cukup berat persaingannya,” pungkas Doddy.

Di ajang Sprint Rally 2025 Jalak Harupat, penampilan Ibnu Ambara dan Doddy Kurniawan juga didukung oleh ban GT Radial SX2 serta Ottoban Indonesia. (Maston/Foto: Dok. Ibnu Ambara)

Ki-ka: Ibnu Ambara, Edwyn Tedja, Muhammad Yassin Kosasih, dan Doddy Kurniawan

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *