Sempat Senggolan, Marc Marquez Tetap Juarai MotoGP Qatar 2025
Marc Marquez dan Tim Ducati Lenovo berhasil meraih kemenangan di MotoGP Qatar 2025, Sirkuit Internasional Lusail, 14 April.
Autoiride – Menyusul di belakang Marc Marquez adalah rekan setimnya di Ducati, Francesco Bagnaia yang berhasil finis di posisi kedua setelah mampu melewati bendera chequered di MotoGP Qatar 2025. Setelah bersenggolan dengan saudaranya, Alex, di tikungan pertama, Marquez berjuang untuk meraih kemenangan hingga lap-lap akhir, saat ia merebut kembali posisi terdepan dan melesat untuk meraih kemenangan.
Bagnaia melakukan start yang sangat baik dari barisan keempat dan melesat dari posisi kesebelas ke posisi kedua dalam waktu kurang dari tiga putaran, sebelum melewati garis finis di posisi ketiga. Ia kemudian naik ke posisi kedua dikarenakan penalti yang diberikan kepada Viñales setelah balapan.
Menjelang berakhirnya seri keempat GP tahun 2025 tersebut, Marquez telah memimpin klasemen kejuaraan dengan 123 poin, sementara Bagnaia berada di urutan ketiga dan tertinggal 26 poin. Ducati Lenovo Team masih berada di puncak klasemen tim (220 poin), dengan Ducati memimpin klasemen pabrikan (148 poin).
Para pembalap Ducati Lenovo Team akan kembali beraksi dalam dua minggu lagi di ‘Circuito de Jerez’, Spanyol, untuk seri kelima musim ini.

“Bersenggolan di tikungan pertama dengan Alex lebih karena kesalahan saya daripada dia, tetapi meskipun sayapnya hilang, saya tidak merasakan adanya perubahan pada kondisi motor. Saya mengatur balapan seperti yang saya inginkan. Saya melihat Morbidelli mencoba untuk melesat jauh, tetapi saya tidak khawatir, karena prioritas saya adalah menjaga keausan ban depan,” ujar Marquez.
“Saya tahu bahwa dengan berkendara seperti ini, Pecco akan mendekat, dan itu terjadi. Saat dia menyalip saya, balapan saya yang sebenarnya dimulai dan saya mendorong lebih keras untuk membuat perbedaan jarak dalam sepuluh lap terakhir,” imbuh Marquez.
“Marc memiliki kemampuan balapan yang sangat cerdas, dia mengatur situasinya secara halus dan saat tiba waktunya mendominasi, dia mencatatkan dua catatan waktu tercepat secara berurutan, dengan cara yang cukup rapi, jadi saya yakin dia menunjukkan bahwa dia sedikit lebih kuat,” jelas Luigi Dall’Igna, Manajer Umum Ducati Corse.
“Saya juga senang untuk Pecco karena ia menjalani balapan yang luar biasa setelah tantangan kemarin. Itu tidak mudah, tetapi ia bereaksi dengan cara yang ia tahu dan saya senang untuknya dan timnya,” pungkas Dall’Igna. (Maston/Foto: ist)




