SSFC Tegal Rayakan Ulang Tahun ke-12, Sesepuh SSFC Pusat Turun Gunung
Suzuki Satria F150 Club (SSFC) Tegal belum lama ini merayakan ulang tahunnya yang ke-12 pada 29 – 30 Oktober 2022 lalu.
Autoride – Suzuki Satria F150 Club (SSFC) Tegal sudah tak muda lagi. Usia mereka telah genap 12 tahun. Menginjak usianya yang ke-12 tahun, SSFC Tegal merayakannya dengan penuh suka cita. Momentum ini mereka laksanakan di kawasan wisata Guci, Bumijawa, Tegal, Jawa Tengah. Selain ada agenda tiup lilin, acara yang mereka gelar ini juga sebagai ajang temu kangen dan silaturahmi antara anggota SSFC Indonesia. Di saat yang sama juga dilakukan pembacaan Sumpah Pemuda karena bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada setiap 28 Oktober.
Rangkaian acara jam dimulai sejak jam 7 malam dengan diawali sambutan Ketua Panitia, perwakilan dari Kepolisian setempat dan juga Ketua Umum SSFC Indonesia. Lanjut hiburan dangdut, dan di sela-sela hiburan ada pembagian doorprize, plakat dan sertifikat. Tampak hadir sekitar 600 bikers dari berbagai wilayah. Bikers paling jauh dari SSFC Pengda Bali. Lalu ada perwakilan member SSFC Pengda Sidoarjo, SSFC Pengda Surabaya, SSFC Pengda Kediri. Dari ujung barat paling jauh SSFC Pengda Padang, SSFC Pengda Lampung, dan SSFC Pengda Anyer. Serta ada beberapa klub dan komunitas Satria lokalan Tegal yang turut meriahkan acara.
Menjadi tema acara ulang tahun kali ini adalah “Magnificent Journey” atau yang bermakna perjalanan yang luar biasa. Tema itu menggambarkan bahwa perjalanan selama 12 tahun tidaklah mudah untuk bisa bertahan dan bisa terus eksis di era jaman sekarang. Selama 12 tahun pula, semua hampir pernah dirasakan dan dialami, jatuh bangun, pahit manisnya dunia organisasi motor. Bahkan kadang banyak yang dikorbankan mulai dari waktu, materi, tenaga dan juga pikiran. Namun mereka bersyukur, SSFC Pengda Tegal masih bisa berdiri kokoh sampai sejauh ini dan masih tetap eksis sampai sekarang.
“Anniversary kali ini bisa dikatakan cukup meriah bahkan mungkin sangat meriah. Banyak tamu SSFC yang datang jauh-jauh dari luar kota, bahkan dari luar pulau juga ada. Mereka datang hanya untuk menghadiri undangan dari kami. Banyak para sesepuh SSFC dari Pusat (Jakarta) yang turun gunung untuk menghadiri acara kami. Mereka yang sudah senior mau menyempatkan hadir untuk bersilaturahmi.
Semua kemeriahan ini tidak lepas juga berkat support para pendiri dan sesepuh SSFC Pengda Tegal, dan tentunya tidak lupa juga berkat semangat seluruh panitia. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua sponsor, pihak kepolisian yang telah mendukung dan memberikan dorongan sehingga acara bisa berjalan dengan lancar,” ujar Imron Rosidi selaku Ketua Panitia.
Sementara itu, SSFC Pengda Tegal berdiri sejak 10 Desember 2010 silam. Ada enam orang sebagai pendiri, yaitu Jufry, Dani, Iksan, Indra, Jefry Sanjaya, dan Imam. Kemudian ada perintis yang meneruskan perjuangan mereka, yakni Pipi dan Tomi. Tempat kopdaran pertama mereka bertempat di Segitiga Alun-alun Tegal. Sedangkan deklarasi SSFC Pengda Tegal baru dilakukan pada tanggal 30 Oktober 2011, bertempat di salah satu villa di Guci, Tegal. Dan kini sudah memiliki sebanyak 130 member.
“Sebenarnya banyak sekali yang menarik di acara anniversary, cuma ada satu yang paling menarik menurut saya. Yaitu pada saat pembagian doorprize, karena hadiah utama dari kami adalah seekor kambing. Hal yang belum pernah terjadi di acara SSFC Indonesia, bahkan mungkin di acara club motor lainya. Semua ketawa terbahak-bahak ketika seekor kambing dinaikan ke atas panggung. Karena hadiah utama kami rahasiakan, tidak kami sebar luaskan infonya, makanya pas hadiah utama keluar mereka kaget, terkejut, semua tertawa. Acara menjadi semakin meriah dan seru. Karena biasanya di acara club motor doorprize hanya part-part motor, namun kami juga ada doorprize part motor. Cuma kami mau bikin acara lain dari yang lain, bikin acara semeriah mungkin dan tergokil agar selalu dikenang. Bahwa kami SSFC Pengda Tegal selalu memberikan yang terheboh, tergokil,” jelas Imron.
“Tantangan terberat kalau menurut saya banyak, dibilang tidak banyak juga bisa. Pertama menyatukan banyak kepala, dari latar belakang yang berbeda-beda, dari pendidikan serta ekonomi yang berbeda juga. Itu tidaklah mudah, bahkan bisa dikatakan sulit. Cuma saya selalu melakukan pendekatan ke semua anggota dengan cara kekeluargaan. Kita sering main ke rumah-rumah anggota, selain silaturahmi juga agar kita tahu kondisi mereka di rumah seperti apa, supaya keluarga mereka juga tahu bahwa anaknya main sama kami. Kami club motor bukan geng motor, kami sering kumpul dan melalukan banyak hal positif.”
“Ketika terjadi kesalahpahaman di internal, kami pun memecahkan masalah dengan duduk bareng untuk musyawarah mufakat, bukan dengan egois yang akhirnya bisa memecah belah, kami selalu menggunakan cara kekeluargaan dan menyelesaikan dengan kepala dingin. Karena saya sadar kami semua dari kalangan yang berbeda-beda tapi tujuan dan hobi kami sama,” urai Imron yang juga sebagai Penasehat SSFC Pengda Tegal.
Di momen ulang tahun, juga ada peresmian SSFC Capengda Brebes dan SSFC Capengda Pemalang. Sebelumnya dua wilayah tersebut menginduk ke SSFC Pengda Tegal. Hadir sebagai sponsor ada PT Tirta Fresindo Jaya, Brindil Sarung Gayor, PT Insan Sarana Murni, Indosat, Ocha Beauty Lashes, Mitra Amalia Batik, Lone Rider, Bos Ban Roda Dua, Vita Konsultan, Medan Jaya Motor, Pipie Project, Adiwerna Dev Cell, Galery Tehnik, Ichsan Jaya Putra, Bypas Hapit Luis,dan Panjul Nadhan Speed. (Maston/Foto: SSFC Tegal)










