Suzuki V-Strom 250 Diajak Touring Jakarta-Cigombong-Cisarua: Power Enak Libas Berbagai Medan
Sonny Hastara membuktikan performa, kenyamanan, dan efisiensi bahan bakar Suzuki V-Strom 250 dalam touring Jakarta-Cigombong-Cisarua.
AUTORIDE.CO.ID – Suzuki V-Strom 250cc menunjukkan kemampuannya sebagai motor yang cocok diajak melakukan perjalanan touring jarak jauh dengan medan menantang. Kali ini, motor adventure tersebut digunakan Sonny Hastara, jurnalis Autoride dalam agenda KomPRESSor PENA Touring Jakarta – Cigombong – Cisarua – Jakarta yang berlangsung pada 3-4 Oktober 2026.
Menariknya, Suzuki V-Strom 250 yang digunakan masih dalam kondisi standar pabrikan. Tidak ada ubahan pada bagian mesin maupun kaki-kaki. Satu-satunya tambahan yang terpasang adalah top box untuk menunjang kebutuhan membawa barang selama perjalanan.
Perjalanan Sonny Hastara dimulai dari kawasan BSD, Tangerang. Dari sana, ia menggeber Suzuki V-Strom 250 menuju Bogor untuk bergabung bersama rombongan touring yang rata-rata merupakan awak media atau jurnalis.
Setelah seluruh peserta berkumpul, perjalanan dilanjutkan menuju Salada Farmstay di Cisalada, Cigombong, Bogor. Rombongan memilih rute melalui Bogor Nirwana Residence. Setelah menikmati coffee break dan makan siang, perjalanan kembali dilanjutkan menuju villa di kawasan Cisarua, Puncak, Bogor.
Dalam perjalanan tersebut, rombongan juga menyempatkan diri mencari durian. Rute yang digunakan menuju Cisarua melalui Jalan Raya Sukabumi-Ciawi dan dilanjutkan melewati Jalan Pertanian. Menariknya, perjalanan kali ini tidak mengambil jalur utama Jalan Raya Puncak.
Berbagai karakter jalan yang dilewati menjadi kesempatan bagi Sonny untuk merasakan langsung karakter Suzuki V-Strom 250. Mulai dari jalan perkotaan, jalur berkelok, tanjakan, turunan hingga jalan dengan kondisi yang beragam.
“Suzuki V-Strom 250 pas buat riding jauh dengan kaki-kaki yang mumpuni di berbagai medan dengan dibekali mesin 250 cc. Dari Tangsel perjalanan sekitar tiga jam kalau riding dengan kecepatan normal tanpa istirahat,” ujar Sonny Hastara.
Menurutnya, performa mesin Suzuki V-Strom 250 terasa cukup bertenaga ketika digunakan melewati berbagai karakter jalan selama touring.
“Mesin motor pokoknya power enak buat libas semua medan jalan dengan banyak tikungan dan medan jalan yang naik turun,” tambahnya.
Sonny juga sempat mencoba kemampuan motor tersebut di trek yang lebih panjang. Namun, kondisi lalu lintas membuatnya belum bisa mengeksplorasi kecepatan secara maksimal.
“Saya kemarin cuma bisa coba di kecepatan maksimal 120 km/jam. Karena kebetulan pas trek panjang macet banget,” jelasnya.
Selain performa, konsumsi bahan bakar juga menjadi perhatian selama perjalanan. Dengan jarak tempuh dan karakter rute yang cukup beragam, Sonny menilai Suzuki V-Strom 250 memiliki konsumsi bahan bakar yang tergolong irit.
“Kalau bicara soal konsumsi bahan bakar, motor ini termasuk irit banget,” ungkapnya.
Pengalaman KomPRESSor PENA Touring tersebut sekaligus memberikan gambaran bahwa Suzuki V-Strom 250 dalam kondisi standar pabrikan dapat digunakan untuk perjalanan touring dengan kombinasi berbagai karakter jalan.
Spesifikasi Suzuki V-Strom 250 SX (motor adventure touring):
1. Mesin & Performa
• Tipe mesin: 4-tak, 1 silinder, SOHC, 4 katup, injeksi
• Pendingin: Suzuki Oil Cooling System (SOCS)
• Kapasitas: 249 cc
• Rasio kompresi: 10,7:1
• Tenaga maksimal: ± 26,1 – 26,5 PS / HP @ 9.300 rpm
• Torsi maksimal: ± 22,2 – 22,6 Nm @ 7.300 / 7.500 rpm
• Transmisi: Manual 6-percepatan
• Kapasitas tangki: 12 liter
2. Dimensi & Kaki-kaki
• Dimensi (P x L x T): 2.180 mm x 880 mm x 1.355 mm
• Jarak sumbu roda: 1.440 mm
• Jarak terendah ke tanah: 205 mm
• Tinggi jok: 835 mm
• Berat isi: 165 – 167 kg
• Suspensi depan: Teleskopik
• Suspensi belakang: Swing arm / monoshock
• Ukuran ban: Depan 100/90-19M/C, Belakang 140/70-17M/C (Velg depan 19 inci, belakang 17 inci)
• Rem: Cakram depan dan belakang dengan ABS
3. Fitur Unggulan
• Pencahayaan: Lampu depan LED (oktagonal 3 baris)
• Panel instrumen: Full digital dengan konektivitas Suzuki Ride Connect (Bluetooth)
• Pengisian daya: USB outlet / port USB di area kokpit
• Aksesoris bawaan: Windscreen, pelindung tangan (knuckle cover), dan pelindung mesin bawah (engine under cowling)
• Fitur start: Suzuki Easy Start System
(Maston/Foto: Sonny Hastara)
















Saya pernah mencoba motor serupa di jalur yang lebih menantang dengan beban yang berbeda. Perbedaan kondisi jalan memang signifikan mempengaruhi tenaga mesin yang terasa.