Fungsi Fitur Blind Spot Monitor & Cara Kerjanya
Sejalan dengan peningkatan lalu lintas di jalan produsen mobil mulai memberikan fitur blind spot monitor untuk meningkatkan keamanan
Autoride- Dalam berkendara, blind spot sering hanya dimaknai sebagai titik buta. Padahal sebenarnya ini adalah area bidang pandang yang tidak bisa dilihat oleh pengemudi kendaraan. Oleh karena itu, pada mobil modern ada salah satu fitur keselamatan yang diberi nama blind spot monitor. Apa fungsi fitur tersebut dan bagaimana cara kerjanya?
–> SUGOI USA Jadi Chapter Istimewa Suzuki GSX Owner Indonesia

Pengertian Blind Spot Monitor
Seperti namanya, cara kerja fitur blind spot monitor ini akan memberikan membantu pengemudi dalam melihat titik buta atau blind spot yang tidak terlihat pada kaca spion mobil. Kemudian fitur ini memberikan peringatan kepada pengendara bahwa ada objek yang tidak terlihat di kaca spion. Hal ini akan memudahkan pengemudi untuk mengetahui apakah ada kendaraan lain di samping belakang sehingga akan membantu saat harus pindah lajur atau menyalip kendaraan di depan.

Objek ini terdeteksi sensor yang berada di bagian belakang mobil dan memberikan sinyal berupa kedipan lampu di kaca spion. Selanjutnya, apabila objek yang tidak terlihat atau blind spot bagian kanan maka logo khusus di kaca spion berwarna kuning akan menyala, begitu juga sebaliknya pada bagian kiri.
Fitur ini biasanya akan aktif selama mobil dinyalakan, jadi baik Anda melaju di jalan tol atau jalan biasa akan tetap aman berkat adanya peringatan sebelum akan berpindah lajur. Jika Anda menyalakan lampu sein, dan tanda peringatan peringatan biasanya muncul di spion untuk memberi tahu Anda bahwa ada kendaraan lain dari arah belakang.
–> 6 Rekomendasi Mobil Bekas Eropa Terpopuler di Indonesia
Lane Departure Warning

Pada mobil yang kelas menengah dan premium, kehadiran blind spot monitoring akan dibantu dengan sistem yang lebih canggih lagi, yakni lane departure warning. Fitur tersebut berfungsi mengoreksi Anda ketika keluar jalur saat berkendara di jalan tol. Kombinasi fitur ini memungkinkan mobil mengarahkan setir dan mengatur rem agar Anda kembali ke jalur secara otomatis dengan aman.
Tentunya fitur ini sangat berguna bagi pengemudi, karena tidak semuanya tahu ada objek yang tidak terlihat di sekeliling mobil. Biasanya juga kejadian seperti ini bisa membahayakan bagi keselamatan pengemudi dan penumpang. (Foto: Istimewa)



