Car RacingHighlightRacing

Dwi Irianto Tampil dengan Mobil Baru Subaru WRX STi, Sempat Fastest di Kelas M1 Kejurnas Sprint Rally 2025 POJ City Semarang

Dwi Irianto tampil perdana menggunakan mobil Subaru WRX STi pada Putaran 5 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Sirkuit POJ City Semarang, Jawa Tengah.

AUTORIDE.CO.ID – Putaran 5 Kejurnas Sprint Rally 2025 yang berlangsung di Sirkuit POJ City Semarang, Jawa Tengah, pada akhir pekan kemarin, 18-19 Oktober berlangsung meriah. Sebanyak 103 pereli ikut ambil bagian. Salah satunya Dwi Irianto, pereli kelahiran Tanjung Karang, Lampung yang sukses meraih podium juara di Putaran 5 Kejurnas Sprint Rally 2025.

Dengan mengibarkan bendera Gazpoll Racing Team, Dwi Irianto yang berpasangan dengan navigator Ibenzani Hamzah turun di Kelas M1 mengandalkan pacuan Subaru WRX STi. Meski balap dengan mobil baru yang belum 100 persen selesai dibangun, namun Dwi Irianto tetap berhasil memberikan penampilan terbaiknya.

Your Community Partner

Tak mudah memang. Bersaing di Kelas M1 yang juga banyak disebut oleh kalangan pereli sebagai kelas neraka. Meski demikian, Dwi Irianto dan Ibenzani Hamzah justru tampil mengesankan, terutama pada SS3.

“Saya turun Kejurnas Sprint Rally di seri kelima ini menggunakan mobil Subaru. Yang mana mobil Subaru ini baru pertama kali saya pakai dan hari ini juga baru saya menaiki mobil tersebut. Suka dukanya naik mobil Subaru ya karena kaki empat (4×4), saya baru sekali ini memakai 4×4 tetapi saya rasakan cukup luar biasa ternyata 4×4,” buka Dwi Irianto.

Wahyu Rusmayadi: Arai Agaska Makin Terbiasa dengan Pertarungan Kompetitif di Kejuaraan Dunia

Empat spesial stage (4 SS) berhasil dilibas oleh Dwi Irianto. Banyak tantangan yang ditemui saat balapan. Terutama mengenai kondisi trek yang berlumpur di beberapa titik. Hal ini karena sepanjang dua malam berturut-turut trek diguyur hujan lebat.

“Dari empat SS saya rasa yang cukup menantang itu pada saat pagi hari. Itu karena habis hujan malamnya, tapi saya coba karena saya baru, ya Alhamdulillah saya bisa finish. Dan ke depan tujuan saya ya terus belajar dari yang lain yang sudah menggunakan mobil 4×4 seperti Pak Arif, Pak Tomi dan saya terus akan mengikuti kegiatan ini sampai saya mampu.”

Your Community Partner

Turun dengan mobil baru tentunya juga banyak hal yang harus disesuaikan. Pada SS1, Dwi Irianto lebih fokus untuk penyesuaian dan mengenali lintasan. Sehingga pada SS2 sudah bisa menaklukkan sirkuit. Bahkan tercatat sebagai fastest di SS3 pada Kelas M1.

Harley-Davidson dan Realtree Luncurkan Apparel Terbaru Get Lost

“Pada SS1 itu penyesuaian, kedua ya Alhamdulillah sudah bisa menyesuaikan. Dan di SS3 saya di kelas termasuk yang fastest, saya juga kaget. Tapi cukup enak dan cukup menantang,” ungkapnya.

Pada SS1, kemas waktu 5 menit 08.9 detik. Lalu di SS2 tampil lebih cepat dengan torehan 4 menit 21.7 detik. Kemudian di SS3 menjadi yang tercepat dengan kemasan Waktu 4 menit 54.3 detik. Lalu di SS4 sebagai penutup balapan diselesaikan dengan waktu 4 menit 23.6 detik. Hasil akhirnya dengan total waktu 18 menit 48.5 detik, Dwi Irianto menduduki podium 4.

“Di Cikembar saya mungkin akan turun juga pakai Subaru dan nanti kalau speed off-road jadi ada, saya juga akan turun pakai Cherokee,” pungkas Dwi Irianto. (Maston/Foto: Cover by Rizky DRM)

Jawara Kelas F1 di Putaran 5 Kejurnas Sprint Rally 2025, Firza Kini Fokus Bidik Gelar Non Seeded

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *