Car RacingHighlightRacing

Adi Patriyadi dan Boy Abidin Bakal Lebih Siap Hadapi Ajang Balap Kejurnas Sprint Rally 2026

Tim Garasi 350 kembali menunjukkan aksinya di ajang balap Kejurnas Sprint Rally 2025 yang kali ini diselengarakan di Sirkuit Hidzie Cikembar.

AUTORIDE.CO.ID – Pembalap reli Adi Patriyadi dan navigator Boy Abidin masih menjadi andalan skuad Tim Garasi 350 saat tampil pada Putaran 6 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Sirkuit Hidzie Cikembar Sukabumi, Jawa Barat pada akhir pekan kemarin, 8-9 November.

Mitsubishi Mirage yang masih dalam proses develop, berhasil mengantarkan Adi Patriyadi dan Boy Abidin ke peringkat 6 pada Kelas F3, atau di urutan 41 overall. Hasil itu memang belum sesuai target tim. Di mana target awal bisa podium kelima.

Your Community Partner

Selain mobil yang masih dalam tahap pengembangan, kondisi trek yang berlumpur usai diguyur hujan pada hari pertama juga menghadirkan drama tersendiri bagi para pembalap. Tak terkecuali Adi Patriyadi dan Boy Abidin yang harus atur strategi untuk bisa mancapai garis finish pada setiap special stage (SS).

Rayakan 25 Tahun Perjalanan di Indonesia, Ford Bagi Bagi Promo

“Balapan hari pertama penuh drama karena SS1 kita balapan setengah hujan dan setengah kering. Alhamdulillah bisa finish SS1, waktunya lumayan cukup baik (05 menit 47.4 detik). SS2 ditiadakan karena memang cuaca yang gak mendukung, sebenarnya cukup menguntungkan di kita. Karena ada beberapa insiden yang mengakibatkan kita tetap ada di posisi yang kita capai,” papar Adi Patriyadi.

“Cuaca hari kedua cukup drama, terus terang masih ada impact hujan dari hari pertama. Kita kurang persiapan untuk bisa menyiapkan ban basah, tapi kita tetap race dengan yang ada tetapi hasilnya tidak memuaskan. Di tikungan mau pindah jalur kita sempat overshoot, buang waktu sekitar 2 menit,” sambung Adi Patriyadi.

Catatan waktu mereka di SS3 memang melorot cukup jauh bila dibandingkan dengan SS1. Di mana catatan waktunya menjadi 07 menit 22.3 detik. Berusaha menutup penampilan menjadi lebih baik, Adi Patriyadi dan Boy Abidin menyudahi balapan dengan torehan waktu 05 menit 45.1 detik di SS4.

Your Community Partner

Indomobil JAC Perkenalkan Unit Perdana: JAC MetroMover N35, Truck Berpendingin

Sementara itu, kendala pada mobil yang ditemui oleh keduanya adalah tidak berfungsinya handbrake. Alhasil, dari SS1 hingga SS4, mereka terpaksa dan nekad balapan tanpa rem tangan. “Jadi kita dari SS1 sampai SS4 tanpa handbrake, banting setir aja pokoknya fight aja. Tapi happy-lah,” imbuh Adi Patriyadi.

“Kedepan untuk musim balap 2026 tetap akan kita lakukan evaluasi. Supaya bisa se-proper mungkin. Kita siapkan segalanya. Tahun ini kan tahun kita belajar, masih tahap adaptasi. Karena dari lintasan aspal kita coba ke lintasan tanah.”

“Banyak yang harus kita improve, dari sisi kesiapan mobil, dari sisi kesiapan mitigasi kalau ada cuaca yang berubah-berubah. Sangat beda karena lokasi balap rally ini kan cukup jauh. Tidak seperti balap di trek aspal di Sentul atau di Mandalika. Balap rally treknya pindah-pindah. Intinya preparation-nya harus lebih matang lagi,” pungkasnya. (Maston/Foto: Tono)

Kejurnas Speed Offroad Cikembar 2025: Nurcahyono Sempat Salah Pilih Ban, Tapi Tetap Podium

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *