Kejurnas Speed Offroad Cikembar 2025: Nurcahyono Sempat Salah Pilih Ban, Tapi Tetap Podium
Offroader kawakan Nurcahyono sebagai Putra Daerah Sukabumi ikut tampil di Putaran 3 Kejurnas Speed Offroad 2025 di Sikuit Hidzie Cikembar, 8-9 November.
AUTORIDE.CO.ID – Sirkuit Hidzie Cikembar Sukabumi, Jawa Barat menjadi trek terakhir event balap Kejurnas Speed Offroad 2025. Bagi Nurcahyono dari tim Sukabumi Offroad Jawa Barat Istimewa, Sirkuit Hidzie merupakan kombinasi trek yang cocok dijadikan sebagai ajang kebut-kebutan.
Nurcahyono yang turun di Kelas G3 berhasil tampil memukau sepanjang 4 special stage (4 SS). Dengan persaingan yang angat sengit, pembalap offroad asal Sukabumi yang dinavigatori oleh Addy Sandy ini mampu menyelesaikan balapan dengan menduduki podium ke-3 di Kelas G3 atau ke-19 overall class.
Hari pertama untuk SS1 dan SS2 yang diguyur hujan, justru memberikan banyak keuntungan bagi Nurcahyo yang geber Jeep Tubular. Pada SS1 menyelesaikan balapan dengan catatan waktu 8 menit 54.51 detik. Lalu di SS2 setelah hujan yang cukup deras, Nurcahyono kemas aktu 9 menit 14.57 detik.
Pada hari kedua untuk SS3 dan SS4 balapan dilakukan semakin beringas. Pada SS3 kemas waktu lebih cepat dengan torehan 7 menit 49.31 detik. Menutup penampilannya, Nurcahyono yang geber mobil dengan warna mencolok kuning ini semakin cepat menyelesaikan balapan dengan kemasan 5 menit 51.49 detik.
Indonesia Rally Team (IRT) Kembali ke Ajang Reli Dunia Lewat Shannons Adelaide Rally 2025
“Wah seru banget. Kalau saya sih senangnya hujan ya karena menantang dan adu skill. Tadi pagi Alhamdulillah saya bisa mencetak fastest karena treknya basah. Karena saya biasa dengantrek basah selama kurang lebih 15 tahun saya balapan di adventure offroad,” ujar Nurcahyo yang juga naik Podium 1 Kejurda Speed Offroad Jawa Barat 2025 putaran final.
“Saya mengikuti adventure offroad di seluruh Indonesia dari tahun 2009 hingga 2025, mungkin kurang lebih sekitar 16 tahun. Dan ikut speed offroad dari 2013 hingga 2017. Sempat vakum di speed offroad dan baru turun lagi di musim 2025 ini di kelas G3. Baru 2 kali turun Alhamdulillah kemarin seri 2 kita juara lagi dengan podium 3,” sambungnya.
Untuk menyambut musim balap Kejurnas Speed Offroad 2026 mendatang, Nurcahyono berharap bisa menjadi juara umum di Kelas G3.
Komunitas J6Evo Rayakan Hari Jadi Pertama Pada Acara Chery J6 Festival 2025
“Untuk evaluasi mungkin pengaturan ban ya. Jadi kemarin salah ban. Mestinya kita menggunakan ban ekstrim saat hujan, tapi kita pakai ban kering jadi salah. Sehingga beberapa kali melintir. Tapi nyatanya tadi pagi (day 2) pas jalan licin kita menggunakan ban ekstrim, tapi malah bisa fastets. Jadi nanti untuk pembelajaran kedepan, bahwa pemilihan ban itu menentukan banget,” papar Nurcahyono.
Sebagai info tambahan, Nurcahyono merupakan pemegang gelar Juara Nasional Offroad Adventure tahun 2013, 2017, dan 2018. Belum lama ini, dirinya juga menjadi juara di adventure offroad pada event HUT TNI ke-80 di Purabaya, Sukabumi di Kelas UP. Di mana dia dianugerahi satu unit mobil Suzuki Vitara.
“Sekarang masih balap adventure juga. Kalau turun balap offroad sudah sejak 2002 tapi masih lokalan. Kalau di level Kejurnas baru mulai tahun 2009,” pungkas Nurcahyono yang juga buka usaha dealer mobil Cahaya Abadi Motor dan juga pengusaha ternak ayam. (Maston/Foto: Tono)
Kejurnas Speed Offroad Cikembar 2025, Haji Ajay: Persaingan Keras di Kelas G5, Sempat Ada Insiden






