Kejurnas Speed Offroad Cikembar 2025, Haji Ajay: Persaingan Keras di Kelas G5, Sempat Ada Insiden
Ajay Muhammad Priatna, akrab disapa Haji Ajay Kembali aktif di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Speed Offroad 2025 setelah cukup lama absen.
AUTORIDE.CO.ID – Putaran 3 Kejurnas Speed Offroad 2025 baru saja berlangsung pada akhir pekan kemarin, 8-9 November di Sirkuit Hidzie Cikembar Sukabumi, Jawa Barat. Haji Ajay, offroader asal Bandung turut serta di antara puluhan pembalap pada seri penutup Kejurnas Speed Offroad 2025.
Turun di kelas G5 mengandalkan Jeep Cherokee, Haji Ajay bersama navigaytor Peter Anugrah berhasil mengakhiri balapan di peringkat kelima. Persaingan dan kompetisi yang panas serta sengit diakui Haji Ajay saat berbincang dengan Tim AUTORIDE di sela-sela balapan yang berlangsung 4 special stage (4 SS) tersebut.
Hari pertama pada SS1 dan SS2, para offroader terpaksa harus melibas kondisi trek basah dan berlumpur. Hal ini karena guyuran hujan yang cukup deras. Bahkan, penitia terpaksa harus meniadakan SS2 untuk Kejurnas Sprint Rally 2025 yang digelar di trek yang sama.
“Alhamdulillah, ini seri ketiga Kejurnas Speed Offroad. Saya ikut di kelas G5, Alhamdulillah masuk kelima. Lumayan SS pertama hujan, agak ngaco. SS kedua juga masih basah, ketiga dan keempat sirkuit sudah kering dan bisa finish. Biasalah handicapnya banyak, terakhir agak overheat mobilnya,” buka Haji Ajay.
Meski dihadapkan dengan berbagai tantangan, baik kondisi trek maupun mobil balapnya, Haji Ajay tetap bersyukur bisa menyelesaikan balapan di seri terakhir tahun ini. Sebelumnya, Haji Ajay juga turun di Putaran 5 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Sirkuit POJ City Semarang. Akan tetapi di Cikembar lebih milih balap speed offroad.
“Saya nggak ikut rally, ikutnya di speed offroad. Karena kesiapan mobilnya, nggak begitu yakin dipakai buat dua event sekaligus. Jadi kita ikut satu event aja yang realistis lah, kelas Jeep,” imbuh pria yang sejak kecilnya sudah hobi kebut-kebutan dengan motor.
Finish di peringkat kelima pada kelas yang diikutinya, Haji Ajay mengaku itu sudah sesuai target. Terlebih lagi jika mengingat persaingan yang begitu keras antar pembalap.
Tim Garasi 350 Siapkan Mobil Baru Untuk Kejurnas Sprint Rally 2026
“Hasil balapan sudah sesuai target, karena memang di kelas G5 itu cukup keras ya kompetisinya. Pembalapnya hebat-hebat, mobilnya kenceng-kenceng. Tapi Alhamdulillah bisa menyelesaikan semuanya. Walaupun ada sedikit insiden, tapi ya biasalah balap,” jelas Haji Ajay yang juga orang tua pereli wanita Diva Zahra.
Haji Ajay juga menyoroti kondisi Sirkuit Hidzie. Baginya, sirkuit yang kini menjadi satu-satunya double track di Indonesia itu cukup menantang.
“Cikembar kalau nggak hujan asik banget. Ini trek yang komplit, ada trek lurusnya cukup panjang, belokannya oke, ada kayak naik jet coaster-nya ada, turun naiknya oke lah. Karena memang ini alam yang dibuat untuk sirkuit. Jadi keren lah. Cikembar pokoknya termasuk sirkuit favorit kita.”
“Selamat buat Om Tomi Hadi dari Gazpoll dan semua teman-teman penyelenggara. Terima asih sudah meramaikan kembali dunia speed offroad. Kini speed offroad hidup lagi. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih ramai,” pungkas Haji Ajay yang sudah aktif balap speed offroad sejak 2011 silam. (Maston/Foto: Tono)




