Alasan Eurostar Racing Team Pakai Ban GT Radial di Balap Sprint Rally
Ban GT Radial yang diproduksi PT Gajah Tunggal Tbk menjadi andalan para pembalap rally, salah satunya Heru Rubyanto bersama Eurostar Racing Team.
Autoride – Saat tampil di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat beberapa waktu lalu, diketahui Eurostar Racing Team mengandalkan ban GT Radial. Setidaknya ada dua tipe ban GT Radial yang dipakai oleh para pembalap di tim ini.
Dengan lintasan full tarmac yang mengkombinasikan trek aspal dan beton, GT Radial Champiro SX2 dan Champiro GTX Pro dipercaya untuk mengagantarkan para pereli Eurostar Racing Team menyelesaikan balapan hingga 4 SS (special stage) yang digelar 2 leg.
“Untuk penggunaan ban kita pakai 2 tipe ban. GT Radial Champior SX2 untuk mobil balap BMW, dan GTX Pro untuk Proton. Untuk BMW sama sekali gak ada kendala. Gigitan karetnya saat di aspal kering, aspal basah maupun berpasir juga gak signifikan pengurangan gigitan karetnya. Cenderung aman dan masih mudah dikendalikan,” buka Heru Rubyanto.
Sementara tipe GTX Pro yang dipakai para pereli pada mobil balap Proton New Saga oleh pembalap Dadi dan navigator Fradhilla serta Athalla dengan co-driver Adi Wibowo, menurut Heru juga terlohat aman-aman aja tanpa ada masalah atau kendala berarti.

“Saya lihat video Dadi dan Athalla saat nikung high speed juga gak ada yang kepeleset, meskipun kondisi treknya licin di saat hujan dan berpasir di saat gak hujan,” sambung Heru yang juga turun sebagai pereli menggunakan BMW E46 di Kelas R3 Bersama navigator Faisal Nasution.
Dijelaskan Heru, timnya memang sudah menggunakan ban GT Radial Champiro GTX Pro sejak 2022 saat pertama kali Qanita ikut naik Proton. “Menurut saya tenaga mobilnya juga paling maksimal ketika diimbangin dengan roda ukuran 14 inci dibanding saat pakai roda ukuran 15 inci,” katanya.
“Pernah coba pakai R15 malah lebih kelihatan gak jalan. Akhirnya mutusin pakai R14 dibalut ban GTX Pro ukuran 185/60-R14. Termasuk langka ukuran ini. Dan harganya juga gak mahal. Jadi lebih oke antara harga dan kualitas, cenderung kualitasnya baik dan enak dipakai,” jelas Heru
“Kalau SX2 sudah menjadi rahasia umum ya. Banyak yang pakai ban itu juga untuk untuk balap touring ISSOM dan penggunaan harian,” pungkasnya. (Maston/Foto: Dok. Eurostar Racing Team)




