Bebas Ganjil Genap, Pria Ini Lebih Pilih Wuling Air ev
Menghindari aturan ganjil genap, pria ini lebih memilih mobil listrik Wuling Air eV dibanding kendaraan roda empat konvensional.
Autoride – Menggunakan mobil listrik memang memiliki banyak keunggulan, dibanding menggunakan kendaraan konvensional. Selain lebih irit bahan bakar karena memang menggunakan baterai, roda empat ramah lingkungan ini juga memiliki kelebihan lain, seperti bebas ganjil genap.
Namun, untuk di Indonesia, tidak banyak mobil listrik dengan harga terjangkau. Salah satu yang bisa jadi pilihan, tentu saja Air ev yang memiliki banderol di bawah Rp 300 juta.
Seperti diungkapkan oleh salah satu pengguna Wuling Air ev, Ferdy, mobil listrik yang dipilih ini memiliki banyak keistimewaan, seperti mungil, gesit, dan juga lincah. Terlebih, dirinya menggunakan varian long range, yang memang memiliki daya tempuh cukup jauh, 300 km.
“Terus bebas ganjil genap masuk Jakarta. Aman banget, nyaman. Sebenarnya ukurannya kompak banget, tapi enak walaupun bawa keluarga tetap masih nyaman,” ujar pria yang berdomisili di Cibubur, Jawa Barat ini.
Lebih jauh Ferdy mengatakan, baru sekitar dua bulan menggunakan Air ev, dengan odometer masih 2.000 km. Tapi, dengan menggunakan mobil listrik mungil ini, ada saja cerita menarik yang dirasakan.
“Paling suka tiba-tiba bikin kaget aja sih. Nggak ada suara tiba-tiba ada yang lewat gitu. Tiba-tiba klakson orang juga nggak ngeh, oh ada mobil ternyata di belakang,” ungkap nya.
Wuling Air ev Long Range sudah dilengkapi dengan berbagai fitur keamanan, seperti rem cakram pada keempat roda, ABS, EBD, ESC, dan hill hold control. Mobil ini juga dilengkapi dengan airbag untuk pengemudi dan penumpang depan.
Wuling Air ev juga dilengkapi dengan fitur-fitur cerdas, seperti Wuling Remote Control App melalui MyWuling+ dan perintah suara pintar pertama berbahasa Indonesia, yaitu Wuling Indonesian Command (WIND).
Mobil listrik mungil canggih ini dilengkapi baterai lithium ferro-phosphate memiliki kapasitas 17,3 kWH untuk varian standard range, memungkinkan mobil ini memiliki jarak tempuh lebih dari 200 km (kondisi baterai penuh). Easy home charging pun ditawarkan oleh Air ev, dimana pengguna dapat melakukan pengisian daya di rumah dengan minimum 2.200 watt. Adapun Wuling Air ev Long Range memiliki kapasitas baterai 26,7 kWh. Bermodalkan baterai itu, Air ev Long Range bisa menempuh jarak sejauh 300 km.
Mengenai layanan after salesnya, pengguna tidak perlu khawatir karena Wuling telah menghadirkan program untuk jaminan layanan after sales berupa Lifetime Core EV Components Warranty yaitu garansi seumur hidup yang diberikan untuk 3 komponen utama kendaraan listrik. Ditambah dengan Extensive Free Maintenance yakni gratis biaya jasa dan suku cadang untuk perawatan berkala hingga 8 tahun atau mencapai jarak tempuh 150.000 kilometer. Tentunya berlaku syarat dan ketentuan untuk program promo tersebut.
Air ev sendiri telah diproduksi di Indonesia, tepatnya di pabrik Wuling yang berlokasi di Cikarang dengan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40% dan mendapatkan insentif PPN untuk kendaraan EV. Wuling pun telah menghadirkan 150 dealership yang tersebar di seluruh Indonesia.
Menyoal harga, Wuling Air ev dibanderol Rp 190 jutaan untuk varian Lite, Rp 224 jutaan (Standard Range), Rp 275 jutaan (Long-Range). Harga tersebut berlaku untuk wilayah Jakarta dan sudah termasuk insentif PPN. (Maston/Foto: ist)





