Bikers Lexi Surabaya (Blexis) Resmi Deklarasi di Ultah Pertama
Merayakan hari jadinya yang pertama, para member Bikers Lexi Surabaya (Blexis) melangsungkan acara dengan deklarasi.
Autoride – Bikers Lexi Surabaya (Blexis) telah genap menginjak usianya yang pertama. Sebagai ungkapan rasa syukur, mereka pun menggelar acara ulang tahun. Perayaan ulang tahun pertama Blexis diselenggarakan pada Minggu, 9 Oktober 2022 lalu di Kopi Kost And Cafe di Jl. Raya Tenggilis Blok J No. 12 Surabaya, Jawa Timur.
Acara ulang tahun kali ini juga menjadi waktu yang tepat bagi mereka untuk sekaligus melakukan deklarasi. di mana event diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh semua bikers yang hadir. Kemudian dia bersama dan dilanjutkan pembacaan deklarasi oleh Ketua Umum Blexis, Septiyan Firman.
Kurang lebih 70 bikers hadir memadati lokasi kegiatan. Mereka adalah perwakilan dari beberapa komunitas maupun klub motor seperti ILC Pasuruan, Baderhood Surabaya, FYSC, PAS Pasukan Surabaya, YNCI, Versus, JLC Magetan, YLCM Madiun, ABJP Surabaya, Baderhood Sidoarjo, FLC Sidoarjo, ILC Surabaya, dan Solid Semarang.
Tema ulang tahun yang mereka usung adalah Never Give Up on Standing Stronger. Tema tersebut bagi mereka punya makna penting yakni jangan pernah menyerah untuk tetap tegar baik dalam kehidupan bermasyarakat dan berkomunitas.
-> Kopdargab Komunitas SUGOI RASIDO KERJO Dihadiri Team Suryanation
“Alhamdulillah acara berjalan dengan baik lancar dan sesuai yang diharapkan, member semua hadir dan ikut serta untuk menyukseskan acara, we love you Blexis,” ujar Septiyan Firman.
Komunitas ini berawal dari adanya kesamaan unit motor sekumpulan anak-anak muda pengendara Yamaha Lexi. Mereka akhirnya memutuskan untuk mendirikan komunitas Lexi di Surabaya. Ditambah lagi mereka ternyata memiliki gairah dalam modifikasi motor dan saling sharing satu sama lain. Hingga kini sudah ada 18 member gabung menjadi anggota Blexis.
“Yang menarik dari acara adalah bahwa gelaran acara kali ini didanai secara mandiri oleh all member dengan asas persatuan, mengedepankan kebersamaan untuk saling support tenaga, waktu dan pikiran.”
“Menjadi tantangan kami selama ini adalah mengatasi rasa jenuh. Di mana hal tersebut sangat manusiawi. Kadang kala sampai pada puncak titik jenuh. Dalam hal ini maka kita harus perbanyak kegiatan positif yang bisa menumbuhkan kembali semangat kebersamaan dalam berkomunitas,” pungkas Septiyan. (Maston/Foto: Blexis)
-> 20 Diler Chery di Indonesia Siap Beroperasi Layani Konsumen










Smoga tetep solid dan semakin berkembang sukses terus buat autoride