Deklarasi YNCI Aceh Tengah Sukses Digelar, Sempat Terjadi Selisih Paham Antar Member
Kopdargab ke-7 YNCI Sumbagut (Sumatera Bagian Utara) melahirkan banyak cerita. Salah satunya dengan deklarasi YNCI Aceh Tengah.
Autoride – Deklarasi YNCI Aceh Tengah dilangsungkan pada tanggal 22 – 23 Januari 2022 lalu dalam agenda Kopdargab ke-7 YNCI Sumbagut (Sumatera Bagian Utara) yang diselenggarakan di Pantai Ulung-ulung, Danau Lut Tawar Takengon, Aceh.
Awal sebelum terbentuknya Yamaha NMax Club Indonesia (YNCI) Aceh Tengah Chapter, mereka telah lebih dulu memiliki komunitas yang mengusung nama Maxi Owner Community (MOC). Namun komunitas itu ruang lingkupnya masih terbatas, hanya Aceh Tengah dan Bener Meriah.
Lalu pada suatu ketika, jajaran pengurusnya seperti Pembina, Ketua, dan Sekertaris melakukan perjalanan ke Kota Medan dengan tujuan bekerja. Hingga saatnya kembali ke Kota Takengon, waktu keberangkatan pulang, Pembina, Ketua dan Sekertaris singgah ke Lhokseumawe untuk menjumpai teman yang sudah lama tak berjumpa.
Mereka saling bercerita antar komunitas karena sama-sama anak motor. Pada waktu itu muncul nama club yang bernama YNCI. Awalnya mereka pun tidak tahu YNCI itu komunitas apa. Hingga akhirnya tahu bahwa YNCI merupakan salah satu klub terbesar di Indonesia dengan jumlah chapternya sudah banyak dan tersebar di seluruh penjuru Tanah Air.
-> Muschap Nusantara Max Series (NMS) Serang, Kembali Pilih Saiful Jadi Ketua
“Singkat cerita pulang lah kami ke Kota Takengon. Selang beberapa minggu, Pembina mengumpulkan Semua member Maxi Owner Community. Pada waktu itu kami memiliki dua Sekretariat Aceh Tengah dan Bener Meriah, kami memilih untuk berkumpul di Sekretariat Bener Meriah untuk membicarakan pembentukan YNCI Aceh Tengah dan Bener meriah,” buka Dyan, Ketua YNCI Aceh Tengah.
Lalu bagi para member Maxi Owner Community yang menggunakan motor selain Yamaha NMax seperti Aerox, maupun Lexi masih tetap bisa gabung. Dengan catatan, mereka hanya sebatas menjadi sobat YNCI. Namun pada akhirnya ada selisih paham antar member, sehingga mereka pecah menjadi dua, Aceh Tengah tetap membentuk YNCI dan Bener Meriah tetap mempertahankan MOC.
“Sebenarnya tujuan kami itu baik, kita bangun nama kita nama daerah kita agar lebih banyak saudara lebih banyak tahu daerah-daerah luar karena YNCI ini adalah klub besar di Indonesia. Tetapi niat baik ini tidak bisa diterima oleh seluruh member di MOC,” jelas Ismulyadi, Pembinca YNCI Aceh Tengah.
-> Mudah, Berikut Tips Simpel Merawat Helm Premium
Sementara saat deklarasi YNCI Aceh Tengah, juga dihadiri oleh Wakil Bupati Aceh Tengah serta Reje setempat. Saat bersamaan, YNCI Aceh Tengah juga sekaligus menggelar bakti sosial (baksos) dengan memberikan santunan kepada anak yatim.
“Mengukuhkan YNCI Aceh Tengah Chapter telah ada di Takengon Aceh Tengah adalah tema yang kami usung. Kami ingin sekaligus mempromosikan destinasi wisata di Aceh Tengah khususnya dataran tinggi Gayo,” sambung Deni, Wakil Ketua YNCI Aceh Tengah.
Hadir sekitar 150 riders yang menjadi saksi lahirnya YNCI Aceh Tengah. Mereka merupakan perwakilan member YNCI Sumbagut, beberapa juga dari YNCI Jambi dan YNCI Riau, dan dihadiri juga oleh Y-MOCA yang menambah keseruan dan meriahnya acara.
“Kami memiliki visi dan misi untuk menyatukan persaudaraan sesama bikers seluruh Indonesia khusunya pengguna Yamaha NMax. Untuk saat ini jumlah member sudah ada 15 orang,” pungkas Hasanuddin yang menjabat Humas YNCI Aceh Tengah. (Maston/Foto: YNCI Aceh Tengah)
-> Pasar Mobil Bekas 2022 Diprediksi Tumbuh, Toyota dan Honda Bersaing
Susunan Kepengurusan YNCI Aceh Tengah
Pembina: Ismulyadi
Ketua: Dyan
Wakil Ketua: Deni
Sekretaris: Andi
Bendahara: Ali Hasimi
Humas: Hasanuddin
Tatib: Al-Nazar
Divisi Usaha: Deny
Divisi Sosial: Abel
Divisi Touring: Roni
Infokom: Fandi
Anggota: Gade, Herman, Mursalin, Apri, Yusri, Dedi








