Dongeng Cengkeh di Piala Grand Final MOMRC 2022
Piala MOMRC selalu membawa cerita tersendiri. Seperti Dongeng Cengkeh yang ada pada trophy grand final MOMRC 2022.
Autoride – Keharuman dan manfaat cengkeh menjadi inspirasi Iswachyudhi selaku promotor balap MOMRC (Mercedes One Make Race Championship) dalam mendesain piala grand final yang diselenggarakan pada Minggu, 4 Desember 2022 lalu di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Jika dilihat dari arah belakang, trophy tersebut menampilkan bentuk yang menyerupai siluet dari biji cengkeh. Dengan harapan sang promotor, semoga kedepannya MOMRC semakin tumbuh dan berkembang menjadi seperti Cengkeh yang pesona maupun semerbak harumnya tercium hingga kemana-mana.
“Dan kami berharap semoga MOMRC semakin ‘menggoda’ insan motorsport termasuk juga oleh kalangan usahawan untuk selalu bergabung dan mensupport MOMRC,” ujar Yudhi, sapaan akrab Iswachyudhi kepada tim redaksi Autoride.
Selain cengkeh sebagai tema utama, piala kali ini juga memadukan 3 pilar dengan nuansa chrome yang menyangga rangkaian daun dengan tunasnya.
Ketiga pilar ini merupakan simbol dari Trilogi Sinergi yang selalu melandasi MOMRC dalam menjalankan aktifitasnya, yaitu: pembalap, sponsor, dan promotor.
“Di mana ketiganya saling bersinergi secara positif dan saling mendukung sehingga menjadi sebuah kata kunci dalam upaya meraih kesuksesan dalam bentuk apapun. Di sisi lain ketiga pilar itu merupakan merupakan simbol dari falfasah Asah Asih Asuh,” jelas Yudhi.
Tiga nilai filosofis tersebut tertuang dalam terminologi yang sering muncul dan dipopulerkan di kalangan masyarakat “asah, asih dan asuh”. Yang mana kehidupan dalam masyarakat senantiasa mengedepankan nilai kebersamaan, yakni maju bersama dalam intelektualitas (asah).
Kekuatan kasih sayang yang senantiasa diciptakan dalam segala bentuk hubungan individu satu sama lain (asih). Sedangkan Saling mengayomi satu sama lain sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam menciptakan harmonisasi hidup (asuh).
“Dengan demikian MOMRC terus bertumbuh menjadi sebuah keluarga besar yang kuat dan harmonis penuh kasih sayang dan mampu memberikan manfaat yang positif. Begitulah akhir dari dongen sebuah cengkeh, semoga bermanfaat ya,” pesan Yudhi. (Maston/Foto: Dok. MOMRC)



