HighlightNew ProductReview

Ducati XDiavel V4 dengan Sasis Monocoque Aluminium Bikin Bobot Lebih Ringan

Masih menarik untuk membahas Ducati XDiavel V4 yang dibekali mesin V4 Granturismo 1.158cc serta rangka baru yang membuat bobotnya semakin lebih ringan.

AUTORIDE.CO.ID – Mesin V4 Granturismo pada Ducati XDiavel V4 menjadi bagian integral dari sasis atau rangka, berfungsi sebagai elemen penekan yang berkontribusi signifikan pada bobot total motor. Dalam kondisi siap jalan tanpa bahan bakar, hanya 229 kg, lebih ringan 4 kg dibandingkan XDiavel 1260 sebelumnya, dan 6 kg lebih ringan dibandingkan XDiavel 1260 S.

Sasisnya, secara teknis sangat halus, berfokus pada rangka monocoque aluminium ringan yang dipasang pada kepala silinder, swingarm satu sisi yang terbuat dari bahan yang sama, dan subframe belakang yang terbuat dari aluminium. Jarak sumbu roda adalah 1.620 mm, dengan sudut kemudi 29° dan trail 145 mm. Tangki terbuat dari besi memiliki kapasitas 20 liter.

Your Community Partner

Suspensi XDiavel V4 yang dapat disesuaikan terdiri dari garpu upside-down berdiameter 50 mm (dengan pengaturan kompresi dan preload di batang kiri, serta rebound di batang kanan) dan peredam kejut dengan tangki terpisah.

Ramadhipa Cetak Sejarah di ETC 2025 Prancis, Persembahkan Kemenangan Untuk Mendiang Borja Gomez

Wheel travel atau jarak vertical roda adalah 120 mm di depan dan 145 mm di belakang, lebih panjang 25 mm dibandingkan XDiavel 1260, memberikan kenyamanan lebih bagi pengendara dan penumpang.

Di bagian depan, performa pengereman XDiavel V4 dihasilkan oleh rem Brembo dengan kaliper monoblok radial Stylema yang dikendalikan oleh pompa rem radial PR16/19 dengan reservoir aluminium terintegrasi, bekerja pada dua cakram terapung berdiameter 330 mm. Di bagian belakang, cakram berdiameter 265 mm dikombinasikan dengan kaliper dua piston buatan Brembo.

XDiavel V4 menggunakan velg lima palang dengan desain eksklusif dan permukaan yang diukir dengan mesin. Velg depan berukuran 3.5″ x 17″, sedangkan velg belakang berukuran 8.0″ x 17″. Ban depan berukuran 120/70 ZR17, sedangkan ban belakang menggunakan 240/45 ZR17. Kedua ban adalah Pirelli Diablo Rosso III.

Your Community Partner

Yamaha Dorong SMK Binaan Berprestasi Lewat Ajang Balap YSR

Posisi berkendara XDiavel V4, seperti cruiser sport sejati, terasa santai dengan setang yang lebar, pijakan kaki yang menghadap ke depan dan dapat disesuaikan, serta jok berbentuk sendok yang sangat nyaman. Triangulasi setang/pijakan kaki/jok juga dirancang untuk memberikan kendali optimal saat berkendara pol-polan.

Pengendara yang menginginkan posisi lebih sporty dapat memilih untuk memindahkan pijakan kaki ke posisi tengah yang tersedia pada aksesori kit.

Untuk membuat posisi berkendara lebih natural, stang telah dipindahkan ke belakang dan diturunkan masing-masing 14 dan 20 mm dibandingkan XDiavel 1260, memberikan manfaat signifikan dalam manuver dengan setang yang dapat diputar penuh. Kontrol stang dengan lampu latar menggunakan screen printing ter-update, sejalan dengan apa yang ditampilkan di dashboard baru.

WMoto Letbe Island Diluncurkan Seharga Rp 26 Jutaan, Tantang NMax dan PCX

Terakhir, kontrol throttle ditandai dengan travel negatif minimum yang memungkinkan pengendara menonaktifkan Cruise Control dengan memutar kenop ke arah yang berlawanan dengan pengoperasian normal.

Kursinya, yang diposisikan hanya 770 mm dari permukaan tanah, dibuat lebih nyaman dengan penambahan busa sebesar 58 mm dibandingkan XDiavel 1260. Kenyamanan penumpang juga ditingkatkan, berkat kursi yang lebih lebar (+30% lebarnya, +50% lebih panjang) dan dengan ketebalan busa yang lebih besar (+25 mm) di area lateral.

Pegangan belakang, yang disertakan dengan sepeda motor, juga dibuat khusus untuk penumpang, dan dapat dengan mudah dipasang pada fairing ekor jika Anda ingin memberikan pegangan yang lebih aman. (Maston/Foto: Ducati)

Modifikasi Yamaha Grand Filano Ala Motor Vintage Rally

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *