Car RacingHighlightRacing

Ekadana Menangi Balapan dengan Mudah di Putaran 2 MB Club INA – MOMRC 2024

Ekadana tampil bertaji di Putaran 2 MB Club INA – MOMRC 2024 yang digelar pada Minggu, 23 Juni 2024 di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat.

Autoride – Meski pada babak kualifikasi tampil kurang prima, namun hal tersebut bisa diatasi oleh Ekadana. Hingga saat race berlangsung, pembalap Gazpoll Racing Team tersebut justru malah bisa menangi balapan dengan catatan waktu terbaik di Kelas Avantgarde.

“Babak kualifikasi tidak begitu oke. Mobil sempat bermasalah pada shifter yang copot, jadi Cuma bisa dua lap. Tapi Alhamdulillah masih sempat ambil waktu dan bisa stat dari posisi 1,” buka Ekadana saat dijumpai oleh Tim Autoride.

Your Community Partner

Saat balapan, Ekadana pun mengaku melakukan start yang tidak begitu bagus. Namun begitu, dia terus mencoba untuk menjaga gap supaya dengan para pembalap di belakangnya. Usahanya pun berjalan mulus. Dari lap 1 sampai lap 10, Ekadana bisa terus di posisi 1 dan finish kesatu di Kelas Avantgarde maupun overall.

Ekadana (wearpack merah) saat podium juara

Saat start yang tidak berjalan mulus, Ekadana sempat ditempel oleh dua pembalap lain Tomi Hadi dan Adi Patriyadi. “Tapi habis itu saya terus mencoba untuk mempertahankan phase dan disiplin racing line dan titik brake point,” jelas Ekandana yang mulai nge-push sejak lap 5, sehingga dirinya bisa mendapatkan best lap di 1:50.

Perjuangan Ekadana yang berbuah manis juga tak lepas dari peran para mekaniknya. Di mana ketika mobil mengalami masalah setelah kualifikasi, langsung mendapatkan penanganan serius oleh mekanik. Sehingga saat balapan mobil sudah dalam kondisi fit.

“Setelah kualifikasi mobil langsung ditangani, kendala pada shifter yang lepas bisa diperbaiki. Jadi saat balapan mobil sudah dalam kondisi fit dari sisi mesin, gearbox, ban juga baru menggunakan GT Radial Champiro SX-R,” jelas Ekadana.

Your Community Partner

Persaingan di Putaran 2 kali ini memang tidak begitu keras bagi Ekadana. Pasalnya, beberapa lawan tandingnya mengalami kendala. Seperti halnya Muhammad Yassin Kosasih yang terpaksa harus start dari pit lane. Begitu juga dengan Tomi Hadi yang sedikit trouble dengan mobil balapnya. “Jadi di sini saya merasa persaingan tidak seperti saat Putaran 1, persaingan lumayan agak lengang. Tidak ada yang nyerang.”

Sementara untuk bisa merebut gelar juara umum nasional di Kelas Avantgarde, Ekadana bakal mempersiapkan mobil dalam kondisi sebaik mungkin di setiap putaran balap yang masih menyisakan 4 race lagi. “Untuk bisa juara umum, tentunya saya akan mempersiapkan diri dan mobil, dari mobil juga tinggal maintenance saja. Mungkin PR-nya sekarang di braking saja. Target jura umum saya akan berusaha semaksimal mungkin”.

Menurut Ekadana, semua pembalap di Kelas Avantgarde perlu diwaspadai. Karena semuanya masih berpeluang untuk bisa merebut gelar juara umum. Hanya saja, dirinya lebih menaruh perhatian besar kepada Yassin Kosasih yang merupakan juara umum bertahan. Apalagi disebutkan olehnya, pembalap yang juga bernaung di Gazpoll Racing Team itu memiliki pacuan di atas rata-rata dibanding dirinya. (Maston/Foto: Dok. MOMRC & Ekadana)

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *