Perjuangan Dudy Jarpul Menangi Balapan di Putaran 3 MOMRC
Meski berhasil menangi balapan, namun banyak lika liku yang harus dihadapi oleh Dudy Jarpul saat turun di Putaran 3 MOMRC 2023.
Autoride – Perjuangan seorang pembalap Dudy Jarpul di Putaran 3 Mercedes One Make Race Championship (MOMRC) perlu diapresiasi. Bukan hanya karena mampu menorehkan hasil terbaik di Kelas SC6 Sport yang dia ikuti. Namun karena mampu menghadapi berbagai masalah hingga akhirnya finish dengan catatan waktu terbaik di kelasnya.
Bahkan masalah yang ditemuinya sudah ada sejak sebelum balapan. Di mana dirinya telat daftar. Selain itu juga masalah pada mobil balapnya Mercedes-Benz W123/320 yang menjadi andalannya dalam menaklukkan ganasnya Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat.
“Alhamdulillah dapat podium walaupun kita telat mendaftar. Kemudian juga mobil trouble, saat kualifikasi, sudah hopeless lah,” buka Dudy Jarpul, salah satu pembalap senior di gelaran Indonesia Sentul Series Of Motorsport (ISSOM).

Trouble pada mobil balapnya yang cukup serius saat kualifikasi membuat Dudy Jarpul tidak memperoleh catatan waktu terbaik. Hal itu membuat pembalap dengan nomor lambung 800 itu terbayang harus puas menempati grid paling belakang.
Akibat dari masalah yang timbul pada mobil balapnya tersebut membuat Dudy Jarpul juga terpaksa harus melewatkan atau absen di babak kualifikasi kelas European Touring Car Championship (ETCC). Akan tetapi tim mekaniknya terus bekerja keras agar mobilbtrtsebut siap untuk turun balap di sesi final race.
Lalu mobil dibawa pulang ke bengkel untuk dilakukan perbaikan. Awalnya Dudy Jarpul sempat berkecil hati karena kerusakan mesin tersebut. Namun berkat tangan trampil Jackey dan para mekanik dari Jackey Motor, tanpa nenunggu waktu yang lama, proses perbaikan mesin tersebut dapat diselesaikan dengan baik.
Usaha keras tim mekanik seakan memberikan harapan bagi Dudy Jarpul untuk bisa ikutan balap. Meski dalam benaknya, dirinya tidak berharap banyak untuk bisa memberikan perlawanan.
“Yang dimana tidak berharap dapat juara, yang penting kita ngegas, happy dan finish tanpa trouble. Itu sudah Alhamdulillah. Kalau misalnya dapat piala ya bagi saya itu hanya bonus. Yang penting kita ketawa bareng. Tapi Alhamdulillah ya bisa dilihat saya juara 1 di kelas SC6 Sport. Ya lumayan dan gak nyangka,” ungkapnya.
Bahkan pada balapan kali ini, Dudy Jarpul hampir ‘kelempar’ ke Kelas Avantgarde dikarenakan menorehkan 2 kali waktu terbaik di atas batas waktu minimal Kelas Avantgarde. Karena menurut regulasi MOMRC, pembalap akan kelempar ke kelas di atasnya jika berhasil memperoleh waktu di kelas atasnya sebanyak 3 kali dalam 1 round.
Kerasnya persaingan di balap MOMRC tak lantas menjadi ancaman bagi Dudy Jarpul. Justru baginya, dia tidak pernah menganggap lawan sebagai musuh. Namun sebaliknya, menjadikan lawan sebagai kawan. Sehingga bisa menjalani balapan tanpa beban.
“Saya tidak pernah meganggap semuanya lawan, tapi saya menganggap semua itu kawan. Artinya lebih baik kita punya kawan bisa balapan di kelas, dari pada kita gak punya kawan untuk balapan di kelas,” pungkasnya. (Maston/Foto: Dok. MOMRC)






