Hasan Tutup Musim Balap ETCC 2022 dengan Prestasi Terbaik
Persaingan sengit antar pembalap terjadi di grand final ETCC 2022 yang berlangsung pada Minggu, 4 Desember 2022 di Sirkuit sentul Bogor, Jawa Barat.
Autoride – Hasan, pembalap privateer asa DKI Jakarta harus berjibaku dengan para lawannya untuk bisa menutup musim balap European Touring Car Championship (ETCC) 2022 dengan raihan terbaik. Meski dirinya harus memulai balapan dari grid paling belakang, namun hal itu tidak menjadi halangan berarti.
“Persaingan dari awal sampai akhir sangat keras. Maksudnya banyak banget yang nyebur, crash dan yang bertahan lumayan banyak. Dan akhirnya di final round ini saya start paling belakang di kelas Novice tapi Alhamdulillah bisa finish kesatu,” buka Hasan.
Belajar dari enam putaran yang sudah dilalui sebelumnya, menjadi bekal penting bagi pembalap dengan nomor lambung 23 ini. Hingga akhirnya balapan yang dilaluinya kali ini menjadi hasil terbaik Hasan sepanjang dirinya turun di ETCC.
“Strategi saya karena saya membaca dari balapan sebelumnya rata-rata mobil pembalap lain setelah tujuh lap sudah mulai loyo. Jadi saya cuma main stabil saja. Dan saya pengin main aman karena untuk ngunci juara umum runner up. Karena saya sebenarnya cuma butuh finish saja dan gak nyangka bisa podium kesatu.
Keberuntungan memang jadi kunci Hasan untuk bisa bertengger di podium teratas. Pasalnya di lap akhir jelang finish, mobil yang berada di depannya melintir dan hal ini memberikan jalan mulus bagi Hasan untuk finish terdepan.
Paling istimewa sepanjang musim balap ETCC 2022 ini, menurut Hasan adalah saat final round. Tentu saja karena dirinya bisa podium pertama. Hasil podium teratas ini juga merupakan raihan pertama dirinya sepanjang balap ETCC.
“Paling spesial adalah seri final ini, karena saya bisa podium pertama dan sebelum-sebelumnya tidak pernah. Paling biasanya finish posisi 3, 4, 5 atau sebaliknya. Podium pertama ini saya persembahkan untuk sponsor, teman-teman yang mendukung saya dan juga saya persembahkan untuk diri saya sendiri,” ungkap Hasan.
“Tahun depan kita akan melihat dulu siapa lawan-lawannya. Karena saya tahun depan masih di kelas Novice dan ngincar juara umumnya. Jadi ingin persiapan mobil terlebih dulu agar tidak cepat panas. Tahun lalu posisi terbaik saya hanya di podium kedua,” pungkas Hasan yang juga merupakan content creator Konten dan traveler.
Sementara itu, Hasan bercerita tentang dirinya yang kini menekuni balap ISSOM. Dia menyebut pertama kali mengenal dunia balap di drifting bareng Akbar Rais. Hingga akhirnya coba-coba balap touring di Sirkuit Sentul dengan mentor Raden Rauf. Untuk pertama kali balap di ISSOM pun dirinya kala itu dipinjami baju balap hingga helm oleh Akbar rais. (Maston/Foto: Dok. Hasan)
Spesifikasi mobil balap Hasan BWM F30
Rem belakang bbk Alcon 4 pot
Rem depan bbk alcon 6 pot
Mesin n20b20 F30 328i
Oil catch tank Greddy
Oil cooler Mishimoto
Ohlins Coilover
Chargepipe boostpipe FTP
Recaro Hans






