Jeje Tampil Mengejutkan Pada Bradley Cup Challenge 2025 di Jepang
Julian Johan, akrab disapa Jeje mampu memberikan tontonan menarik dalam keikutsertaannya di Bradley Cup Challenge 2025.
Autoride – Bradley Cup Challenge 2025 berlangsung di Sanage Adventure Field, Jepang pada hari Minggu, 16 Maret 2025 lalu. Julian Johan, offroader yang akrab disapa Jeje menjadi peserta pertama dari luar Jepang yang tampil di Bradley Cup Challenge.
Untuk mobilnya sendiri, Jeje mengandalkan Toyota Land Cruiser 70 2024 yang dimiliki oleh 4×4 Engineering yang juga penyelenggara Bradley Cup Challenge. Jeje tampil bersama 70 offroader lain yang semuanya dari Jepang, menaklukkan 4 SS.
“Kalau hasil akhirnya lumayan ada di bawah ya, di posisi 32 dari total 70 peserta. Tapi sebenarnya potensinya sangat ada karena dari 4 SS, 3 SS-nya peringkat bisa berada di top 5. Tapi 1 SS-nya lagi ternyata waktunya hangus, dan gak dihitung,” ujar Jeje kepada Autoride.
Kendala bahasa menjadikan Jeje sulit untuk memahami regulasi Bradley Cup Challenge 2025. Sehingga saat tampil, ada beberapa miss komunikasi.
“Di SS 3 saya bisa mencapai finish tapi waktunya gak dihitung karena saya mundur dua kali. Yang ternyata jika mundur 2 kali, aturan di sana waktu akan dianulir atau hangus,” sambung Jeje.
Keputusan juri akhirnya membuat posisi Jeje berada di peringat 32. Padalah, dengan hasil yang ditorehkan dari 4 SS, Jeje seharusnya bisa menduduki peringat 5 besar overall.
“Tapi gak terlalu jadi masalah karena dari awal target saya sebenarnya untuk bisa ikut di event ini saja sudah lebih dari sebuah pencapaian. Karena kejuaraan Bradley Cup Challenge ini dari sejak pertama kali ada, hanya pembalap Jepang saja yang ikutan.”
“Tapi tahun ini mereka mencoba untuk membuka secara global dan kebetulan saya yang mendapat kesempatan diundang oleh mereka sebagai peserta internasional pertama. Jadi ikutan Bradley Cup Challenge saja buat saya sudah seneng banget,” jelas Jeje.
Menurut Jeje, kemungkinan tahun depan bisa ikutan lagi di event bergengsi tahunan ini. Sebab katanya, pihak 4×4 Engineering sebagai sponsor yang mengundangnya pun juga melihat Jeje sangat berpotensi untuk bisa meraih peringkat juara. Sehingga hal ini memberikan peluang bagi Jeje untuk tampil di Bradley Cup Challenge tahun depan.
Lebih dari sekadar hanya menjadi peserta Bradley Cup Challenge 2025. Di sisi lain, Jeje juga semakin banyak mengenal para offroader internasional, khususnya dari Jepang.
“Di satu sisi yang menarik adalah saya dapat teman-teman offroader baru dari Jepang, meski ada kendala juga di bahasa karena gak semuanya bisa bahasa Inggris. Tapi di luar itu pun saya melihat antusiasnya luar biasa, mereka saling menghormati, saling menghargai.”
“Saya sebagai tamu di sana, bener-bener semua orang mau menolong untuk memberikan apapun bantuan yang saya butuhkan. Dan mereka sangat antusias sekali saat melihat saya turun. Mereka juga baru pertama kali melihat offroader Indonesia turun di Bradley Cup Challenge,” bangga Jeje.
Apalagi penampilan Jeje sungguh mengejutkan, di mana dirinya bisa menyelesaikan setiap tantangan per SS. Bahkan di SS 4, pembalap yang juga sebagai Youtuber ini berhasil menjadi peserta terbaik dengan finish terdepan alias peringat satu.
“Benar-benar sebuah pencapaian yang bagus, meskipun hasil akhirnya tidak sesuai ekspektasi. Dari sini si saya melihat banyak hal-hal positif yang bisa diambil, terutama yang berkaitan dengan penyelenggaraan event. Mulai dari disiplinnya, komitmen dari panitia yang benar-benar ontime dan semuanya serba mandiri.”
“Ambil contoh, gak sedikit offroader yang begitu sudah selesai, mereka sendiri yang cek mobil dan perbaiki mobil segala macam. Saya melihatnya lebih ke budayanya itu, di sana serba bisa dilakukan sendiri. Bahkan yang menarik setelah selesai event, disediakan tempat buat cuci mobil tapi self service,” pungkas Jeje. (Maston/Foto: Dok. Jeje)






