Kejurnas Sprint Rally 2025 Jalak Harupat, Eurostar Racing Team: Persiapan Penyelenggara Oke
Eurostar Racing Team terus melakukan persiapan dengan intens jelang Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2025 di Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat.
Autoride – Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2025 dipastikan akan digelar pada akhir pekan ini, 09 hingga 11 Mei 2025 di kawasan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat. Sebagai langkah persiapan yang lebih matang dan terarah, Heru Rubyanto selaku pemilik Eurostar Racing Team juga telah melakukan survei trek di Jalak Harupat beberapa waktu lalu.
Dirinya menyebut saat survei tengah terjadi hujan. Namun hal ini justru memberikan keuntungan tersendiri. Pasalnya dari sini Heru bisa melihat area-area mana yang tergenang air.
“Saya sudah survei juga, tapi pas kebetulan posisi saat survei kondisinya hujan deras. Jadi kelihatan tuh titik dimana bakalan ada water splash, bakalan ada tikungan yang sangat sempit dan licin. Kita sudah mulai bisa berbagi ke teman-teman, ke anak-anak Eurostar terutama,” jelasnya.

“Jadi kita kasih tahu titik-titiknya, memang sepertinya dibilang bahaya juga enggak sih, treknya cukup aman, situasinya juga cukup oke, jalanannya lebar,” sambung Heru saat berbincang dengan im Autoride di bengkel Fans Auto di Bogor, Jawa Barat belum lama ini.
Heru berkeyakinan, para perelinya nanti akan mampu untuk melewati putaran 2 ini. Meskipun kali ini dengan kondisi trek full tarmac. Di mana tidak semua pereli Eurostar Racing Team pernah ikut di sprint rally dengan trek tarmac.
“Yang pernah ikut di tarmac itu baru Qanita, Qanita itu terakhir tarmac tahun 2022. Terus dia kemarin sudah lihat juga kondisi treknya, jadi menurut dia masih oke untuk dilewati, tinggal kita siapin mobilnya saja. Pengecekan ekstra di rem sama di suspensi paling,” papar Heru.

Bahkan Heru mengatakan timnya sempat akan mengadakan coaching clinic hingga latihan di trek. Namun hal itu urung dilakukan karena jadwal yang terlalu mepet. Sehingga Heru lebih mengutamana pembelajaran melalui teori terlebih dulu.
“Sementara nanti untuk treknya sendiri mungkin pas kita dapet jatah shakedown, disitu kita akan lebih ngasih tahu lagi. Kalau dari trek pas survei saya sudah lihat kondisinya oke sih ya, dari pihak penyelenggaranya sendiri juga cukup oke.”
“Dalam waktu dua minggu mereka mempersiapkan segalanya. Semoga nggak ada halangan-halangan yang berarti, semua halangan bisa dilewatin. Pokoknya yang penting adalah pelaksanannya harus tetap berjalan,” pungkas Heru. (Maston/Foto: ist)



