M Yassin Kosasih Sabet Juara Group M, 2nd Overall Sprint Rally dan 3rd Overall Speed Offroad
Muhammad Yassin Kosasih yang berpasangan dengan navigator Edwyn Tedja borong piala di Putaran 3 Kejurnas Speed Offroad 2024 dan Putaran 4 Kejurda Sprint Rally 2024.
Autoride – Sirkuit Hidzie, Cikembar, Sukabumi Jawa Barat menjadi saksi kebringasan pembalap offroad Muhammad Yassin Kosasih dan navigatornya Edwyn Tedja. Sirkuit tersebut menjadi tuan rumah Putaran 3 Kejurnas Speed Offroad 2024 dan Putaran 4 Kejurda Sprint Rally 2024 pada 4 – 6 Oktober 2024 lalu. Pasangan pembalap Gazpoll Racing Team tersebut berhasil melakukan aksi maximum attack yang gemilang dalam 4 special stage double-track.
Tampil dengan besutan Mitsubishi Evolution 9 di ajang sprint rally dan Can-Am Maverik-R untuk speed offroad, Yassin Kosasih langsung tampil mengerahkan segala skill dan pengalamannya sebagai speed offroader dan sprinter rally nasional di lintasan twin gravel sepanjang 5 kilometer.
Dengan mood yang bagus dan suasana gembira yang menyelimuti dirinya sejak menjejakkan kaki di sirkuit sebelum lomba, turut menjadi pemicu dirinya untuk tampil cepat dan penuh aksi.
Di Group M, duet Yassin Kosasih dan Edwyn Tedja berhadapan dengan pereli Nasional lainnya di kelas M1 yaitu Edwin Djaya dan Maman Aruman yang membesut Mitsubishi Evo 3 yang dengan spesifikasi tinggi juga untuk ajang rally. Pertarungan 2 perally Nasional ini menjadi pemuncak di setiap SS karena yang paling ditunggu oleh penonton maupun pembalap dan tim lainnya.

Pertarungan seru di ajang sprint rally antara Yassin Kosasih dan Edwin Djaya terasa dan terlihat mendebarkan sejak SS1 hari pertama. Prediksi pengamat yang menyatakan duel akan berlangsung imbang ternyata di luar dugaan.
Yassin Kosasih seperti menyimpan tenaga selama musim ini dan sejak SS1 bahkan hingga SS4 yang merupakan SS terakhir di hari kedua dirinya melesat tak terkejar oleh Edwin Djaya yang sempat mencoba melesat lebih dulu saat SS3 pagi hari di hari kedua sebelum di 3/4 lomba Yassin Kosasih melibasnya dan meninggalkan cukup jauh dengan range waktu 16 hingga 30 detik setiap SS nya.
Beberapa kali Mitsubishi Evo 9 besutan pembalap yang juga aktif ajang ISSOM ini diterbangkan saat melibas titik jumping dengan terus melesat cepat memasuki jebakan tikungan tajam berjarak pendek usai jumping. Mobil racikan bengkel Riverside Jakarta tetap mudah dikendalikan oleh perally berusia 57 tahun ini dan terus melesat kencang meninggalkan tikungan demi tikungan. Data-Logging menunjukan mobil tetap dalam kondisi prima hingga usai lomba.
Dengan catatan waktu rata-rata 4 menit 23 detik, Yassin Kosasih akhirnya mencapai podium Juara Group M Sprint Rally meninggalkan jauh rivalnya Edwin Djaya yang diketahui sempat mengalami masalah saat di SS pembuka.
Sementara di ajang speed offroad, Yassin Kosasih sangat enjoy dan tetap beringas dengan tunggangan Can-Am Maverick-R miliknya yang sangat powerfull. Pertarungan di kelas G6 dengan 6 speed offroader menggunakan kendaraan UTV juga menjadi kelas yang menarik dan mendebarkan untuk ditonton.
3 speed offroader Can-Am merajai ajang speed offroad ini secara keseluruhan dengan memborong 3 tempat teratas di overall dari 28 offroader yang tampil di berbagai kelas lomba. Sedangkan di ajang sprint rally yang digelar di waktu yang sama diikuti oleh 28 perally nasional.
Aksinya di ajang Kejurnas Speed Offroad, Yassin Kosasih akhirnya cukup puas di posisi 3 kelas G6 dan posisi 3 overall. Yassin Kosasih harus mengakui keunggulan pembalap offrad asal Prancis Franscois Andre Touraille dan Nor Ibrahim Kara serta M Verdy Yanuar dan Dimas Mauludin. Ketiga peraih 3 besar overall ini menggunakan produk Can-Am yang sangat powerfull dan reliable.
“Saya dan navigator melakukan pengamatan lintasan SS di setiap pagi jelang lomba, karena saya baru sampai di Sukabumi Jumat malam. Untungnya saya selalu me-review hasil yang pernah dicapai di sirkuit ini sejak digelarnya Juli lalu. Ditambah dengan catatan-catatan pacenote yang dibuat navigator sejak Jumat, maka saya lakukan inspeksi berdua di pagi hari. Hasilnya lumayan bagus, saya nyaman dan bisa membesut mobil dengan cepat serta berani melibas SS demi SS,” ungkap Yassin Kosasih.
“Mobil racikan bengkel Riverside sangat fit dan kencang. Pemilihan ban yang didiskusikan bersama dengan team dan navigator juga jadi pemacu mobil ini bisa melibas SS dengan cepat bahkan terbang-terbang saat ada jumpingan. Alhamdulillah saya sangat enjoy dengan rally dan speed offroad kali ini,” imbuhnya.
Menurut Yassin, rekan-rekannya di Volcano Motorsport, Abah Iman dkk, Ali Nurdin dkk serta Tantan dkk sangat well prepare untuk putaran balap kali ini. Hingga akhirnya Yassin dan tim bisa memborong 8 set piala di akhir lomba.
“Hari yang luar biasa. Terima kasih juga untuk keluarga dan jajaran yang selalu hadir mendukung,” pungkas Yassin Kosasih. (Maston/Foto: Dok. Yassin)






