Menangi Balapan, Alvito Anugrah Hardianto: Sempet Deg-Degan Sebelum Start
Tampil impresif dengan strategi jitu, Alvito Anugrah Hardianto kembali menangi ajang balap ETCC 2022.
Autoride – Putaran kelima gelaran balap ETCC (European Touring Car Championship) 2022 di ajang ISSOM kembali digelar pada tanggal 1 – 2 Oktober 2022 lalu di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tampil impresif dengan strategi jitu, Alvito Anugrah Hardianto kembali tampil menjadi yang terbaik. Turun di kategori kelas Euro 3000 Master, pembalap muda yang geber mobil balap BMW E36 lansiran 1996 ini bisa ungguli para pesaingnya.
Meski balapan di trek basah yang tidak diduga sebelumnya, namun Alvito tetap mampu memberikan hasil terbaik dengan finish terdepan setelah catatkan waktu 21 menit 40.610 detik untuk 10 lap. Torehan waktu itu juga menghantarkan pembalap Sentul Speed ini menduduki peringkat 4 overall.
“Balapan seri ini sempet bikin deg-degan karena dari pagi cuaca sudah tidak kondusif. Lalu kita cek kondisi dan kita siapin juga ban hujan. Saat mau start kita baru ganti ban dan akhirnya kita prepare semua mulai dari suspensi, wiper, lampu dan lainnya untuk mastiin kalau balapan hujan bisa berlangsung dengan aman,” buka Alvito kepada Autoride.
Pembalap dengan nomor mobil 156 ini mengaku bahwa sebenarnya memang tidak ada persiapan khusus untuk balapan hujan. Kendati demikian, dirinya berhasil melewati berbagai rintangan di sirkuit untuk memberikan hasil manis bagi tim dan penggemarnya.
-> Deklarasi Triple X Community Makassar Sajikan Event Eksklusif Untuk Bikers

“Start under safety car yang jarang banget terjadi. Akhirnya bisa start dengan baik dan ternyata treknya lumayan licin. Start dari grid ke-7 (overall) kalau di kelas saya start dari grid ke-2. Lawan ada Deo (Popong), di depan Deo ada lawan yang bukan satu kelas, Defari (Wibowo-di kelas Euro 2000 Pro-). Start memang sangat sengit, urutan 1 sampai 4 di kelas Pro sangat fight. Kita di urutan 5 sampai 7 ada Deo, Defari dan saya,” cerita Alvito.
Pada lap-lap awal, Alvito sempat kewalahan karena kurangnya konsentrasi. Pasalnya, di depannya ada dua mobil (Deo dan Defari), sehingga air dari depan nyiprat ke kaca mobilnya yang menghalangi pandangan. “Tapi di lap ketiga saya sudah mulai bisa ngeraba, sudah tahu ngerem harus di mana dan segala macem. Di lap 3 dan 4 memang benar-benar fight dengan Deo dan Defari. Akhirnya saya bisa melewati mereka berdua karena Deo juga sedikit ada trouble. Sempat senggolan sedikit sama Defari tapi aman-aman saja,” kisah Alvito.
Alvito bisa berada di posisi depan pada kelas yang diikuti saat balapan masuki lap ke-4. Setelah itu, dia mengaku hanya menjaga posisi aman dan hindari melakukan kesalahan. “Untuk strategi saya memang tidak mau ambil risiko di lap-lap awal. Saya baca dulu situasi di trek, mulai dari racing line hingga titik breaking. Saya harus melihat mobil di depan itu titik pengeremannya di manA,” pungkas Alvito yang tampil menggunakan ban GT Radial SX2.
Sekadar info, kemenangan Alvito di putaran kelima ini menjadi yang ketiga kalinya. Kemenangan sebelumnya diraih saat balapan Seri 1 dan Seri 3. Sedangkan di Seri 2 gagal finish dan di Seri 4 harus puas menduduki podium 2. Hingga kini dirinya puncaki klasemen sementara dengan 66 poin. (Maston/Foto: Dok. ETCC)
-> Chery Tiggo 8 Pro Aplikasi Fitur Keamanan Kelas Premium




