Milleprimo ADX, Pendatang Baru yang Mulai Ambil Peran
Meski baru setahun rilis ke publik, ban Milleprimo ADX ternyata sudah menjangkau beberapa wilayah di Indonesia.
Autoride – Tak butuh waktu lama bagi ban Milleprimo ADX untuk menjadi bintang baru di kalangan bikers, terutama mereka para pengguna Vespa. Menawarkan berbagai keunggulan yang dimiliki, ban Mileprimo ADX tersedia beberapa ukuran, mulai 110/70-12, 120/70-12, dan 130/70-12. Dengan rentan harga Rp 590 – 690 ribuan per pcs.
Harga tersebut memang jauh lebih murah dibanding dengan ban-ban merek lain dari pabrikan Eropa (rata-rata Rp 3 – 4 juta untuk satu set). Namun soal kualitas, ban Milleprimo ADX boleh diadu dengan mereka. Menariknya, ban ini dirancang dan dikembangkan oleh tire designer dan engineer dalam negeri. Tim tersebut diketahui telah berpengalaman lebih dari 15 tahun di kompetisi tire.
“Untuk Milleprimo ADX pasaran terbesarnya sebenarnya Vespa untuk penggunaan harian. Saat ini banyak dipakai di tipe-tipe Vespa matik, terutama yang pakai velg 12 inci seperti Primavera, Sprint, dan GTS. Tapi tidak jarang Vespa lama yang 10 inci upgrade ke 12 inci, biasanya pakai ukuran 110 depan dan belakang. Rata-rata mereka upgrade karena biasanya yang dipakai untuk touring jarak jauh,” ujar Saeful, Marketing Milleprimo ADX.
-> Pertarungan “Kelas Neraka” di Seri 3 LENKA MiniGP Cup Prix 2022
“Karena dengan ban ukuran 12 inci mungkin mencari kenyamanan dan daya tahan. Ada juga Vespa LS dan Vespa LX yang sebenarnya depan 10 inci belakang 11 inci, diganti juga menjadi 12 inci. Rata-rata 110 depan 120 belakang. Komunitas ini yang menjadi sasaran reguler kita,” ungkap Saeful, Marketing Milleprimo ADX.
Untuk jaringan distribusi, Milleprimo ADX sudah menjangkau beberapa wilayah di Indonesia. Setidaknya ada dua distributor besar yang menyuplai ke beberapa toko guna memenuhi permintaan para bikers. Dua jaringan ini juga terbilang cukup kewalahan penuhi permintaan pelanggan.
“Jaringan sendiri kita baru punya dua jaringan besar, sesuai dengan distribusi Vespa itu sendiri. Di Bali ada satu jaringan untuk pegang NTT dan NTB. Di Bali pengguna Vespanya cukup kuat, dan di luar Bali head office-nya ada di Jakarta untuk cover wilayah Bandung, Surabaya, Jogja, Lampung, termasuk Kalimantan yang masih dipegang Jakarta,” jelas Saeful.
-> Febrian Agung, Pembalap Indonesia Pertama Geber Mobil Balap BMW 330i G20

Ditekankan Saeful, menurutnya trend pengguna motor Vespa juga terus menunjukkan peningkatan. Bahkan trendnya sekarang ini bikers pengguna motor asal Italia ini terbilang meningkat pesat. Tak jarang pemilik moge juga punya simpanan motor Vespa di garasi mereka. “Dia (Vespa) punya personaliti, agak berbeda dengan yang lain yang hanya sekadar motor,” tegas Saeful.
Sementara itu, riset ban Milleprimo ADX sudah dimulai sejak akhir tahun 2019, saat itu baru sebatas desain. Kemudian tim mulai melakukan trial pada tahun 2020 akhir. Dan sekitar pertengahan tahun 2021 atau medio Agustus baru dimulai penjualan.
“Ban ini uniknya, meski dirancang sebagai ban balap dengan grip yang maksimal, masih tetap optimal sebagai ban harian. Baik ketahanannya apalagi kenyamanannya. Karena ditunjang dengan technologi grip polymer modifier,” pungkas Saeful. (Maston/Foto: Tono & Dok. Milleprimo)
-> MG Extender Siap Gempur Pasar Mobil Double Cabin Indonesia





