Mitsubishi Fuso Ajak Komunitas Canter Mania Indonesia Community Jelajahi GIIAS 2026
Mitsubishi Fuso perkuat hubungan jangka panjang dengan komunitas Canter Mania Indonesia Community di GIIAS 2026.
AUTORIDE.CO.ID – Perjalanan Mitsubishi Fuso selama 56 tahun di Indonesia menorehkan lebih dari 1,4 juta kendaraan niaga yang telah beroperasi di berbagai sektor industri. Ini mencerminkan hubungan jangka panjang yang tumbuh bersama konsumen, termasuk diantaranya komunitas Canter Mania Indonesia Community.
KTB berkesempatan langsung mengundang Canter Mania ke booth Mitsubishi Fuso di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show 2026 (GIIAS).
Kegiatan ini dihadiri ratusan anggota komunitas Canter Mania dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, hingga Bali. Kegiatan ini memperkuat peran komunitas sebagai ruang kolaborasi dan pengembangan produk & layanan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha.
Kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai forum diskusi yang mempertemukan para pelaku usaha dari berbagai sektor industri. Anggota komunitas berbagi pengalaman mengenai pengelolaan armada, efisiensi operasional, praktik perawatan kendaraan, hingga strategi menghadapi tantangan bisnis di tengah kondisi pasar yang terus berubah.
“Komunitas Canter Mania bukan lagi sekadar fanbase, tetapi menjadi komunikasi strategis perusahaan untuk memahami kebutuhan pasar, mengembangkan layanan, dan membantu pelanggan meningkatkan produktivitas bisnis,” ujar Aji Jaya, Sales and Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors.
Selama kegiatan berlangsung, komunitas Canter Mania diajak melihat langsung lima produk yang menjadi highlight utama: Canter Extra-Long Bus, eCanter, Canter FE 84G, Fighter-X FM65F Tractor Head 4×2 dan Fighter-X FN61 FSL Logistic.
Jaka Kristiawan, Ketua Umum Canter Mania Indonesia Community (CMIC), mengatakan bahwa komunitas Canter Mania telah memberikan banyak manfaat, tidak hanya dalam memperluas jaringan, tetapi juga menjadi tempat berbagi pengalaman mengenai pengelolaan armada dan operasional bisnis.
“Komunitas Canter Mania sudah seperti keluarga, apalagi kita hidup di jalan. Kadang kita menemui masalah di jalan, dengan adanya komunitas ini bisa saling menolong saat ada masalah di perjalanan,” tambah Jaka Kristiawan. (Maston/Foto: ist)



