Muhammad Yassin Kosasih, Antara Jangkar Biru dan MOMRC
Muhammad Yassin Kosasih tampil prima di Putaran 5 Mercedes One Make Race Championship (MOMRC) 2023.
Autoride – Putaran 5 Mercedes One Make Race Championship (MOMRC) 2023 yang menjadi bagian dari Indonesia Sentul Series Of Motorsport (ISSOM) berlangsung meriah pada akhir pekan kemarin, 21 – 22 Oktober 2023. Penampilan apik pun berhasil diberikan oleh Muhammad Yassin Kosasih.
Berada di posisi 3 klasemen sementara (sebelum Putaran 5 MOMRC), menambah semangat Yassin untuk memberikan penampilan terbaiknya. Terbukti, pembalap Gazpoll Racing Team ini mampu finish di posisi 2 Kelas Avantgarde.
“Persiapan saya sebetulnya sudah dari dua minggu yang lalu. Mobil dari balapan seri 4 tidak banyak perubahan, namun karena poin saya itu ketiga di Kelas Avantgarde jadi saya betul-betul mempersiapkan mobil dengan baik. Kebetulan antara nomor 1, 2, dan 3 poinnya beda sedikit,” buka Yassin kepada Autoride.
Balapan yang berlangsung selama 10 lap diselesaikan Yassin dengan catatan waktu 20 menit 04,469 detik. Hasil itu pun mendongkrak posisi Yassin ke urutan runner up di papan klasemen sementara dengan raihan 118 poin. Hanya tertinggal 2 poin dari Bimo Variant. Tomi Hadi (Gazpoll Racing Team) yang kemarin absen terpaksa melorot dari peringkat 2 ke posisi 3 dengan 101 poin.

“Sempat ada kendala karena saya tidak bisa ikut latihan, karena kebetulan saya sedang ada tugas di luar. Sehingga saya start dari pit lane. Sebetulnya saya ada rasa khawatir mengingat lawan-lawan saya yang tangguh. Begitu start saya langsung tancap gas, Alhamdulillah mobil bisa saya kuasai dan tidak ada kendala,” ungkap Yassin.
Meski harus memulai balapan dari pit line, perlahan tapi pasti, pembalap dengan mobil MB 201/320 ini bisa terus mengasapi para persaingnya. Hingga balapan usai, tak disangka berhasil menduduki posisi dua. Kepada Autoride, Yassin menyebut hasil ini diluar ekspektasinya.
Berpeluang menjadi juara umum dengan sisa satu putaran lagi, tentu hal ini harus dihadapi dengan permainan yang lebih prima. Apalagi perbedaan poin yang sangat tipis, peluang besar masih bisa didapatkan Yassin untuk menggondol piala juara umum Kelas Avantgarde.
“Saya kira untuk putaran terakhir nanti saya tidak ada strategi khusus. Yang selalu saya tekankan kepada mekanik agar mobil betul-betul diperiksa. Dibongkar ulang dan diperikan semuanya supaya balapan lebih nyaman di putaran pamungkas nanti,” jelasnya.
Sementara itu M Yassin menilai adanya perkembangan balap MOMRC yang cukup bagus khususnya dari segi capaian waktu yang makin tajam dari para pembalap MOMRC. “Saya lihat perkembangan balap MOMRC ini bagus, saya selalu memberikan support kepada pelaksana (promotor) Mas Yudhi, supaya melahirkan pembalap-pembalap muda, setelah itu bagaimana dikemas dengan baik. Sehingga balapan ini semakin digemari dan bisa menjadi magnet agar para pembalap mau ikut balapan.”
Dukungan Yassin untuk balap MOMRC tidak hanya sebagai pembalap saja. Akan tetapi menjadi salah satu sponsor melalui Jangkar Biru yang dibuat sekitar tahun 2010 saat masih menjadi Ketua IMI Kepulauan Riau (Kepri). “Awalnya Jangkar Biru itu tim motocross, tapi sekarang berkembang dan saya ikut support MOMRC,” pungkas Yassin yang sudah menggemari dunia balap sejak kelas 6 SD (Sekolah Dasar). (Maston/Foto: Dok. MOMRC)









