Car RacingHighlightRacing

Ekadana, Pembalap Banteng Motorsport Cetak Hattrick di MOMRC 2023

Ekadana, pembalap Banteng Motorsport tampil memukau di musim balap 2023 dengan mencetak hattrick di balap MOMRC 2023.

Autoride – Nama Ekadana kini tengah menjadi sorotan di kalangan para pembalap Mercedes One Make Race Championship (MOMRC). Pada balapan yang berlangsung dalam ajang Indonesia Sentul Series Of Motorsport (ISSOM) itu, Ekadana dari tim Banteng Motorsport mampu tampil memukau dengan mencetak hattrick di MOMRC 2023.

Pencapaian Ekadana semakin dibicarakan banyak orang karena hanya mengandalkan mobil 4 silinder di kelas SC4 Spirit. Meski menggunakan mobil 4 silinder, namun mampu melawan para pesaing yang mengandalkan mobil balap 6 silinder 3200cc di kelas Avantgarde. Bukan hal mudah memang. Namun berkat strategi dan kekompakan tim, hal itu bisa dia raih dan dipertahankan selama tiga putaran beruntun.

Your Community Partner

“Strategi yang pertama kuncinya adalah persiapan. Kita harus siapin mobil yang benar-benar kompetitif dan kita develop sampai benar-benar pembalapnya bisa yaitu saya sendiri bisa megang mobilnya dengan maksimal,” buka Ekadana ketika diwawancarai Autoride di sela-sela Putaran 3 MOMRC 2023 di Sirkuit Sentul, Minggu, 13 Agustus 2023 lalu.

Ekadana (tengah) saat podium juara

Meski tampil sebagai jawara, bukan berarti tak ada masalah yang dihadapi Ekadana. Dia menyebut mobil sempat alami kerusakan pada gearbox yang didapatkan saat putaran 2 pada pertengahan Juli lalu. Beruntung, hal tersebut bisa disiasati dan mobil siap digunakan untuk balapan.

“Putaran 3 ini sebenarnya ada masalah dari sisi gearbox. Jadi shifter saya ganti dengan yang baru, jadi maslaah yang kemarin sudah selesai. Dan kendala pada saat start tereliminir, saya sempat miss gear,” papar Ekadana yang pada balapan musim ini didukung sponsor Sagatrade Murni dan JNE Express.

Kejadian itu bahkan sempat membuat Ekadana harus turun posisi dan melorot cukup jauh. Meski start dari grid terdepan, akan tetapi kesalahan itu menguji skill Ekadana untuk tetap fokus dan atur strategi menghadapi pembalap-pembalap lain.

“Sebenarnya saya start dari pole position, pas start sayangnya karena saya fokus di gigi 1 dan begitu masuk gigi 2 kelewat dan kesusul sama pembalap lain dan turun ke posisi 5 atau 6 di lap pertama. Saya mencoba untuk fight dan di lap kedua sudah bisa di posisi satu lagi,” urai Ekadana yang mempercayakan mesin mobil balapnya ke bengkel Barspeed dan untuk kaki-kaki serta body ke Geovani Garage di Tasikmalaya.

Your Community Partner

Sementara itu, Ekadana terbilang sebagai salah satu pembalap senior di ajang ISSOM. Dia sudah mulai turun balap sejak 2013 di VW. Sempat vakum beberapa tahun, kemudian di 2014 mulai turun balap lagi menggunakan mobil DX di kelas super touring.

“Di MOMRC sejak 2019. Cuma belum full seri. Develop mobil baru maksimal di tahun kemarin dan masih ada plus minus. Baru tahun ini dari mobil sudah sangat kompetitif,” ujar Ekadana yang turun menggunakan mobil balap Mercedes-Benz W201 bermesin M111 4 silinder 2000cc.

Penampilan memukau Ekadana turut menyita perhatian Iswachyudhi yang tak lain adalah promotor MOMRC. Yudhi melihat semangat juangnya yang sangat tinggi dan gigih. Selain itu Yudhi juga melihat adanya sebuah sinergi antara pembalap, mobil dan mekanik yang tercipta berhasil menelurkan hasil apik selama 3 putaran.

“Mengenai Ekadana, ini bukan pembalap baru. Pembalap yang punya prestasi dengan dukungan sang ayah Budidana. Di 2023 selama 3 putaran ini om Ekadana tampil memukau dan mobil balapnya tidak ada masalah dari kualifikasi sampai race. Dengan mobil 4 silinder namun beliau mampu bersaing dengan pembalap-pembalap lain di kelas Avantgarde yang menggunakan mobil 3200cc 6 silinder,” pungkas Yudhi. (Maston/Foto: Dok. Ekadana)

Aksi Ekadana (depan) di Putaran 3 MOMRC 2023

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *