Jam Terbang Tinggi Bukti Yassin Kosasih Tampil Prima di Putaran 3 ETCC 2024
Jam terbang tinggi dengan mentalitas mumpuni kembali diperlihatkan oleh pembalap Muhammad Yassin Kosasih di Putaran 3 ETCC 2024.
Autoride – Muhammad Yassin Kosasih, pembalap Gazpoll Racing Team tampil memukau di Putaran 3 European Touring Car Championship (ETCC) 2024 di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat pada Minggu, 25 Agustus 2024. Memulai balapan dari grid paling buntut, namun dirinya berhasil finish terbaik.
Yassin yang juga sebagai pemilik Jangkar Biru terpaksa harus melakoni balapan dengan susah payah. Pasalnya, mobil balapnya Mercedes-Benz 190 miliknya mengalami masalah pada saat babak kualifikasi. Sehingga harus menempati grid 17.
“Kemarin mobil sempat kurang bagus waktu kualifikasi. Pada saat balapan start dari grid 17. Saya sudah pesimis. Hanya berharap kondisi mobil bagus di final race. Alhamdulillah, start dari grid 17 satu per satu mobil di depan bisa saya salip,” buka Yassin kepada Autoride.
Perjuangan Yassin yang berbuah manis tak lepas dari kecerdikannya pula. Sebab dengan kondisi aspal trek Sentul yang “kurang sehat”, dirinya tetap memiliki celah untuk bisa overtaking para pesaing di depannya.
“Kondisi sirkuit saya kira tidak ada masalah, saya juga sempat khawatir. Tapi saya diskusi dengan teman-teman yang sudah turun balap duluan. Saya diskusi mana titik yang rawan, dengan kita memperlajari karakter dan situasi sirkuit kita bisa tahu di mana kita harus overtaking dan di mana kita tidak boleh menyalip.”
“Meskipun kita tahu lawan kita di depan sebenarnya bisa kita salip. Namun kita main dengan logika, dengan menahan emosi, tidak semua trek yang lebar bisa untuk overtaking. Kita memang harus hati-hati, tapi overall oke,” jelas Yassin
Satu per satu pembalap yang ada di depannya berhasil ditaklukkan oleh Yassin. Terakhir, mobil balap BMW juga tak mampu menyudahi perlawanan Yassin dan harus mengalah.
“Terakhir menjelang lap 12 saya menyalip mobil BMW di tikungan terakhir, begitu finish saya bisa di posisi kedua overall dan pertama di Super Euro. Alhamdulillah mobil yang saya pakai tidak ada kendala, baik di tikungan maupun di trek lurus saya menikmati. Hasil ini di luar ekspektasi saya. Awalnya saya tidak punya harapan, karena start paling terakhir.”
Sementara itu, Yassin sedikit kecewa karena tidak bisa ikut balap di Putaran 3 MB Club INA – MOMRC 2024. “Saya tidak ikut di OMR MB Club INA – MOMRC karena kebetulan sedang ada kegiatan di Semarang yang tidak bisa ditinggalkan,” keluhnya.
Dengan sisa 3 putaran MB Club INA – MOMRC musim ini, Yassin merasa pesimis untuk bisa mempertahankan gelar juara umum yang diraihnya tahun lalu. Terlebih lagi dirinya masih disibukkan dengan urusan pekerjaan yang jarang bisa ditinggalkan.
“Saya agak pesimis apakah saya bisa mempertahankan gelar juara umum dengan kesibukan saya. Namun di sisa seri musim ini saya akan berusaha untuk tampil maksimal,” pungkasnya. (Maston/Foto: Dok. Yassin)







