Penjualan Suzuki Nex II Ungguli Satria F150 Pada Tahun 2023
Penjualan motor matick Suzuki Nex II dan Satria F150 masih menjadi tulang punggung bagi pabrikan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS).
Autoride – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mengumumkan hasil penjualannya sepanjang tahun 2023 lalu dengan beberapa torehan menarik. Sepanjang tahun 2023 lalu, pabrikan asal Jepang tersebut berhasil menjual setidaknya 12.545 unit sepeda motor Suzuki di Indonesia. Suzuki Nex II dan Satria F150 paling banyak terjual.
Dari ribuan unit yang terjual tersebut, motor matik Suzuki Nex II menjadi varian yang paling laris. Di mana penjualannya mencapai angka 5.538 unit. Generasi pertama Nex lahir sejak tahun 2011 silam, dirilis untuk menghadapi kompetitor seperti Honda Beat dan Yamaha Mio J.
Skuter ini mempunyai varian Karburator dan Injeksi. Kemunculannya untuk menggantikan Spin yang bermesin 125cc (7,6 cu in). Menurut klaim Suzuki, konsumsi BBM Nex bisa mencapai 79,6 km/l. Pada Juni 2017, Suzuki Nex mempunyai striping warna doff, mulai April 2018 Suzuki Nex sudah discontinue dan digantikan oleh penerusnya Suzuki Nex II.
Di posisi kedua ditempati oleh Suzuki Satria F150. Sepeda motor kategori underbone 4-Tak ini terjual 3.538 unit sepama 12 bulan tahun 2023 lalu. Motor matik Suzuki Address menduduki posisi ketiga setelah terjual dengan jumlah 1.959 unit.
Selanjutnya motor sport Suzuki GSX 150 Series yang terjual 638 unit dan menempati posisi empat. Motor terbaru Suzuki V-Strom 250SX ternyata cukup menarik banyak minat konsumen. Motor touring yang baru diluncurkan pada ajang PRJ 2023 lalu ini terjual 580 unit.
Lalu menempati nomor berikutnya ada Suzuki PRJ Avenis 125 laku sebanyak 239 unit dan di posisi buntut ada Gixxer 250 SF yang hanya terjual 83 unit saja.
Dalam pemaparan yang disampaikan Zulfikar Rafi Al Ghany selaku Head of Public Relation Strategic Planning Dept PT SIS saat media gathering beberapa waktu lalu, motor matik memang mendominasi penjualan Suzuki dengan penguasaan 61 persen. Sisanya 39 persen konsumen Suzuki memilih motor transmisi manual. Sedangkan dari kapasitas mesin, 95 persen konsumen dengan mesin di bawah 150cc dan sisanya di atas 150cc.
“Kami melihat adanya pergeseran tren dari yang sebelumnya pelanggan Suzuki membeli sepeda motor bertransmisi manual dan bermesin 150cc ke atas, menjadi pelanggan sepeda motor bertransmisi otomatis/matic dengan mesin yang kompak dengan alasan kepraktisan dan kemudahan,” ujar Razwankaizar selaku Section Head Domestic Sales & Digital Marketing 2W PT SIS.
“Sebelumnya, Suzuki sangat kuat dengan produk dan penjualan sepeda motor transmisi manual bermesin 150cc ke atas, oleh karena itu terjadi dampak yang cukup terasa saat adanya pergeseran minat dan tren pelanggan.”
“Menyikapi kondisi penjualan 2023 tersebut, kami berusaha untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dengan memperkuat lini model sepeda motor matic, salah satunya dengan menambah pilihan model terbaru.
Di tahun 2024 ini, Razwan menyebut estimasi total penjualan sepeda motor Suzuki diharapkan dapat mencapai angka di atas 15.000 unit. Bukan tidak mungkin angka tersebut tercapai, pasalnya Burgman street 125 yang diluncurkan di ajang IMOS 2023 lalu akan mulai didistribusikan. (Maston/Foto: SIS)







