Rani Hambarsyah, Ketua YRFI Bangka Belitung dan Pembina ARCI Bangka Solo Touring ke 0 KM Sabang
Rani Hambarsyah selaku Ketua YRFI Bangka Belitung melakukan perjalanan solo touring menuju 0 KM Sabang, Aceh.
Autoride – Menempuh jarak yang cukup jauh hingga ribuan kilometer menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi para bikers. Apalagi, bila mencapai titik 0 KM Sabang, Aceh. Seperti yang dilakukan oleh Rani Hambarsyah, Ketua Yamaha Riders Federation Indonesia (YRFI) Bangka Belitung.
Menggunakan All New Aerox 155 Connected, petualangan dimulai pada 25 Februari 2022 lalu dari Pulau Bangka. Lalu istirahat di Kota Palembang, kemudian melanjutkan rute perjalanan lintas timur Sumatera seperti Jambi – Pekan Baru – Medan – Banda Aceh. Tepat tanggal 1 Maret 2022, dia berhasil nyebrang ke Sabang menuju titik nol km Indonesia (dalam waktu 5 hari).
Menjadi kebanggaan tersendiri bagi dirinya bisa melewati jalan lintas Pulau Sumatera dan sampai ke tujuan utama titik nol km Indonesia di Sabang. Dirinya pun berhak mendapatkan sertifikat dari Walikota Sabang sebagai bukti telah tiba di sana.
-> Sambut Pembukaan Pabrik Piaggio Indonesia, Aprilia SR GT 200 Buka Selubung di Mandalika
”Terima kasih banyak atas dukungan dari Main Dealer Yamaha CV. Sumber Jadi (Bangka & Belitung), Bold Riders serta saudara bikers di Pulau Sumatera. Touring ini pun bisa terlaksana tak lepas dari keunggulan All New Aerox 155 Connected yang saya gunakan,” ujar Rani Hambarsyah yang juga menjadi Pembina Aerox 155 Riders Club Indonesia (ARCI) Bangka.
“Skutik Maxi Yamaha ini nyaman digunakan dalam perjalanan touring, saat jalan perbukitan dan menanjak memiliki performa mesin yang handal serta VVA (Variable Valve Actuation) membuat tenaga maksimal di setiap putaran mesin. Performa mesinnya ini diimbangi dengan konsumsi bahan bakar yang irit karena menggunakan teknologi Blue Core,” sambung Rani Hambarsyah, yang akrab disapa Bro Kinoy.
Untuk kepulangan dari o KM Sabang, Bro Kinoy memilih rute lintas barat Sumatera yang dikenal dengan jalannya yang mulus serta pemandangannya yang indah. Adapun rute yang dilewati adalah Banda Aceh – Meulaboh- Tapak Tuan – Subulussalam – Sidikalang – Tele – Sibea Bea – Dolok sanggul – Tarutung – Sibolga – Padang Sidempuan- Panyabungan – Muara Sipongi – Perbatasan antara Sumut Sumbar – Lubuk Sikaping – Equator 0 km Bumi Bonjol – Payakumbuh – Kelok 9 – Bukittingi – Padang Kota – Puncak Mande – Mukomuko – Bengkulu – Lubuk Linggau – Palembang, terus kembali ke Pulau Bangka pada tanggal 8 Maret 2022 dengan jumlah total perjalanan selama 12 hari. (Maston/Foto: YIMM)





