Roni Ardiansyah Meninggal Dunia Setelah Kecelakaan di Putaran 4 ISSOM 2024
Seluruh pembalap dan tim balap ISSOM berduka atas meninggalnya H. Roni Ardiansyah, pembalap Ray Speed akibat kecelakaan.
Autoride – Pembalap penuh talenta dengan segudang prestasi H. Roni Ardiansyah dikabarkan meninggal dunia saat melakukan balapan di Putaran 4 European Touring Car Championship (ETCC), Minggu, 29 September 2024. Roni Ardiansyah yang membawa bendera tim Ray Speed mengalami insiden hingga meninggal dunia saat berlangsungnya balapan ETCC yang menjadi bagian dari Indonesia Sentul Series Of Motorsport (ISSOM) di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Setelah terjadi kecelakaan, Roni Ardiansyah sempat mendapat pertolongan medis sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit EMC Sentul, Bogor. Namun nyawanya tak tertolong. Dari pernyataan resmi Sirkuit Sentul, Roni yang geber mobil balap BMW disebut meninggal dunia pada jam 12.15 WIB.
“Almarhum merupakan sosok atlet pembalap yang berdedikasi tinggi dalam dunia otomotif di Indonesia. Kehilangannya merupakan duka mendalam bagi kita semua, dan semoga amal ibadah beliau dapat diterima di sisiNya,” bunyi pernyataan Sirkuit Sentul.

Roni Ardiansyah sendiri merupakan sosok yang baik di mata para sahabatnya. Begitu juga bagi tim Redaksi Auroride. Jurnalis Autoride sempat beberapa kali melakukan sesi wawancara dengan almarhum.
Di luar sirkuit, ternyata Roni juga tercatat sebagai pemilik pondok pesantren dan majelis taklim. Makanya tak heran jika setiap balapan, banyak rekan-rekan Roni yang ikut memberikan support di sirkuit. Roni mengelola Majelis Riyadhul Badiah di Cempaka Putih, Jakarta Pusat dan Pondok Pesantren Al Ishlah di Subang, Jawa Barat.
“Di luar balapan saya kebetulan juga berkecimpung di dunia pondok pesantren dan majelis taklim. Punya pesantren sudah sejak tahun 2018,” papar Roni saat wawancara dengan Autoride di Putaran 3 ETCC 2023 yang digelar Minggu, 13 Agustus 2023 lalu.
“Putaran 3 ETCC seru banget. Kita bisa borong tiga piala sekaligus untuk juara kelas Promotion, juara tim, dan juara overall. Balapan berlangsung ketat, apalagi sama Vito (Alvito Anugrah Hardianto) yang turun di Kelas Master. Di lap satu sampai tiga kita betul-betul salip menyalip. Tapi performa mesin mobil saya memang sedang bagus banget,” sebut Roni yang geber BMW F30 usai balapan di Putaran 3 ETCC 2024. (Maston/Foto: Tono)





