Tata Motors Akuisisi Ford
Rencana Tata Motors akuisisi Ford India telah resmi diselesaikan pada hari Selasa, 3 Januari 2023 lalu.
Autoride – Perusahaan raksasa otomotif India Tata Motors melalui anak perusahaanya Tata Passenger Electric Mobility Limited (TPEML), telah selesai melakukan akuisisi terhadap pabrik Ford India. Berita mengenai Tata Motors akuisisi Ford India memang sudah beredar sejak Agustus tahun 2022 lalu. Saat itu perusahaan mengumumkan bahwa TPEML akan mengakuisisi pabrik Ford yang berada di Sanand, Gujarat seharga Rp 1,37 triliun seperti yang diberitakan banyak media.
Dengan terpenuhinya persyaratan yang diperlukan, termasuk diterimanya persetujuan peraturan yang relevan, para pihak telah menyelesaikan transaksi dan TPEML telah mengakuisisi properti serta pabrik dan mesin pembuatan kendaraan. Dengan demikian, Tata Motors kini telah mengambil kendali atas seluruh tanah dan bangunan, pabrik pembuatan mobil beserta mesin dan peralatan yang terletak di dalamnya.
Selain itu, semua karyawan di pabrik Ford tersebut juga telah diberikan penawaran pekerjaan, dan mereka yang telah menerima tawaran pekerjaan dari TPEML, telah dipindahkan ke perusahaan dan menjadi karyawan TPEML mulai 10 Januari 2023.
Akuisisi ini juga memungkinkan Tata Motors untuk terus mengembangkan mobil listriknya yang akan menjadi proyek ambisius mereka ke depan. Tata Motors adalah salah satu pabrikan yang saat ini sangat fokus dalam hal mengembangkan mobil listrik. Pabrikan asal India ini telah memiliki jajaran mobil listrik seperti Tiago, Tigor, Altroz, Punch, Nexon, Harrier dan Safari.
Perusahaan itu juga memiliki jajaran kendaraan listrik terbesar dengan Nexon EV, Tigor EV dan Tiago EV yang baru diluncurkan. Tata Motors akan memperluas jajaran kendaraan listrik, dengan Altroz EV dan Punch EV. Pabrikan juga mengerjakan facelift Safari dan Harrier. Ford sendiri yang merupakan raksasa otomotif asal Amerika Serikat sudah hengkang dari India sejak akhir 2021. Hal itu dilakukan setelah mengalami kesulitan untuk mengembangkan pangsa pasarnya di India. (Maston/Foto: Reuters)



