CommunityHighlightMotorcycle Community

Tiga Riders Yamaha Lexi Community Indonesia (YLCI) Touring Eksplore Timur Indonesia

Yamaha Lexi Community Indonesia (YLCI) belum lama menggelar touring ke Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Autoride – Membuat moment bersejarah dalam diri pribadi para rider Yamaha Lexi Community Indonesia (YLCI), beberapa member melakukan touring ke Mandalika, Lombok. Touring yang dilaksanakan pada tanggal 15 – 25 Maret 2022 lalu ini juga dalam rangka meramaikan dan melihat suasana event internasional MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika.

Menjadi salah satu gelaran akbarm touring dipersiapkan selama kurang lebih satu bulan. Mulai dari mencari sponsor dan info terkait perjalanan. Namun karena keterbatasan waktu dan lainnya, hingga akhirnya para rider YLCI berangkat ke Mandalika secara mandiri. Touring juga sekaligus menjadi moment silaturahmi ke chapter YLCI yang berada di Sumbawa dan Lombok.

Your Community Partner

Rombongan berangkat dari Kota Batik Pekalongan, Jawa Tengah. Ada Aam perwakilan dari YLCT (Yamaha Lexi Community Tangerang) dan Arif perwakilan dari BALAD (Bandung Lexi Autodivision). Bersama Ervin Wijaya dari Pekalongan Lexi Community (Plecy) mereka memulai perjalanan ke arah timur melalui jalur Pantura pada jam 10 malam.

Sampai pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur pada pagi jam 09.00 mereka mencari tiket kapal. Ketiga riders mendapat tiket seharga 300 ribu/orang, sudah termasuk kupon makan untuk pemberangkatan Rabu malam hari. Sembari menunggu kapal, para rider sowan ke keluarga YLCI yang berada di Kota Surabaya dan Sidoarjo.

-> YRFI Bandung Kopdar dengan Kegiatan Workshop Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD)

Yamaha Lexi Community Indonesia YLCI

Kapal ternyata mengalami keterlambatan dikarenakan ramainya penumpang ke arah Lombok. Akhirnya Kamis dini hari jam 02.00, kapal bisa lepas sandar dan melanjutkan ke Lombok. Perjalanan di atas kapal selama 22 jam menjadi pengalaman yang asyik dan menyenangkan. Sebab pada saat bersamaan mereka juga bisa berkenalan dengan para rider dari banyak kota lain yang juga tengah menuju ke Mandalika.

Your Community Partner

Jumat dini hari pukul 00.05 Wita, Aam, Ervin, dan Arief sampai di Kota Lombok. Ada perubahan rencana yang awalnya misi ke titik 0 KM Sape ujung pulau Sumbawa, NTB dilakukan bertiga, akhirnya hanya Ervin sendiri yang melanjutkan misi YLCI ditemani oleh rider NR Tangerang dan Cilegon yang punya tujuan sama. Mereka dikawal oleh NR Mataram.

Arif dan Aam lalu ditugaskan untuk sowan dan silaturahmi ke keluarga YLCI yang berada di Lombok serta eksplore Kota Mataram, Lombok. Jam 01.30 wita di Pelabuhan Lembar, mereka berpisah dan Ervin melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Kayangan yang ditempuh 2 jam, dan langsung beli tiket kapal seharga 70 ribu rupiah.

Jam 04.30 kapal mulai berangkat, sampai ke Pelabuhan Pototano jam 06.30. Jam 07.00 melanjutkan perjalanan, jam 10.30 mampir silaturahmi di keluarga YLCI di Kota Sumbawa Besar. Jam 14.00 melanjutkan perjalanan kembali sampai di Kota Dompu. Lalu jam 17.30 dan disambut oleh teman-teman DNC (Dompu NMax Community). Ervin diajak kopdar dan keliling Kota Dompu. Sabtu jam 01.00, Ervin melanjutkan perjalanan ke Kota Bima dan bermalam disana. Dilain tempat, Arif dan Aam eksplore wisata Kota Lombok bersama teman-teman komunitas disana.

-> Resmi Terbentuk, Fazzio Owner Club Indonesia (FOCI) Sudah Punya Puluhan Chapter

Yamaha Lexi Community Indonesia YLCI

Pada hari Sabtu, di Kota Bima hujan dari pagi sampai siang, dan jam 14.30 Ervin melanjutkan perjalanan ke titik 0KM Sape. Selepas Maghrib Ervin balik kanan dari Sape. Sampai di Kota Dompu, Ervin disarankan bermalam di kota tersebut karena infonya ada longsor sebelum masuk Kota Sumbawa. Namun karena Ervin ingin mengejar skema jadwal yang sudah bergeser banyak, akhirnya jam 23.30 Ervin memutuskan untuk melanjutkan perjalanan balik ke Lombok.

“Jam 03.30 badan sudah gak kuat karena selama perjalanan hujan dan dingin serta kelelahan. Fokus pandangan di hutan yang gelap dan berkabut, akhirnya saya memutuskan untuk istirahat di pom bensin sebelum masuk Kota Sumbawa,” ungkap Ervin.

Hari Minggunya kembali melanjutkan perjalanan. Di waktu yang sama, Aam dan Arif sudah persiapan balik kanan dari Lombok menuju ke Bali. Mereka berdua menghindari kepadatan di Lombok dan menghindari kehabisan tiket kapal menuju Bali. Akhirnya Ervin, pada jam 12.00 nyebrang kembali dari Pelabuhan Pototano ke pelabuhan Kayangan Lombok. Sedangkan Arif dan Aam juga menyeberang naik kapal dari Lombok menuju Bali dan lanjut nyebrang ke Nusa Penida untuk eksplore Bali.

Jam 14.00 kapal yang membawa Ervin sandar di Pelabuhan Kayangan, lalu melanjutkan perjalanan ke Lombok dengan suasana kota penuh kemacetan. Akhirnya Ervin digiring ke basecamp NR Mataram untuk beristirahat dan ditemani oleh keluarga YLCI Lombok. Mau tak mau ada momen yang di korbankan. Selepas Maghrib rencananya langsung mau nyebrang ke Bali. Namun infonya pelabuhan macet dan rusuh karena banyak orang balik kanan dari Lombok.

-> Grin Plasmafan, Solusi Cerdas Atasi Polusi Udara Sekaligus Disinfektan Elektronik

Yamaha Lexi Community Indonesia YLCI

Akhirnya Ervin memanfaatkan waktu malam itu untuk jalan-jalan di kota serta kulineran. Senin jam 03.00 balik ke basecamp NR dan infonya pelabuhan masih saja macet dan rusuh. Akhirnya ada bantuan dari riders NR yang memudahkan pembelian tiket kapal untuk ke Bali. Jam 05.00, Ervin dikawal menuju ke Pelabuhan Lembar melalui jalur khusus tanpa kemacetan. Akhirnya kapal bisa lepas dari Lombok hingga tiba di Pelabuhan Padang Bai Bali.

Kemudian Ervin menunggu Aam dan Arif di DDS Yamaha Bali. Akhirnya rider YLCI dipertemukan kembali di DDS Yamaha Bali. Hingga pada malam harinya ketiga riders Yamaha Lexi ini eksplore wisata malam Bali. Esoknya masih melanjutkan eksplore di GWK dan Pantai Pandawa Bali. Setelah makan malam, mereka melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk menyebrang ke Ketapang dan melanjutkan perjalanan kembali ke jalur Pantura.

Setelah menerima jamuan Fiki dan istirahat di FABSI (Forum Asem Bagus Situbondo), mereka melanjutkan ke Probolinggo untuk mampir ke LCPRO (Lexi Community Probolinggo) yang disambut hangat oleh Dewi. Maghrib lepas dari Probolinggo, ketiganya mampir ke Maximo (Yamaha Lexi Mojokerto) yang disambut langsung oleh Bebe selaku Ketua Maximo dan diajak keliling Kota Mojokerto.

Karena tuntutan jadwal akhirnya mereka pada jam 2 dini hari melanjutkan perjalanan kembali lewat jalur tengah, karena badan sudah lelah dan capek jam 05.00 mereka memutuskan istirahat di pom bensin wilayah Sragen. Setelah dirasa cukup waktu istirahatnya, perjalanan dilanjutkan melalui jalur pintas tengah tembus Salatiga, dilanjut ek Bawen dan Gunung Pati langsung tembus Mangkang Kendal.

Dari Weleri perjalanan dilanjutkan sampai Pekalongan. Setibanya di Pekalongan, mereka langsung itstirahat di sekretariat PLECY. Jam 19.00 melanjutkan perjalanan kembali menuju obyek wisata Guci Bumi Ayu Slawi. Jam 22.00 akhirnya mereka bisa berendam di kolam air panas bersama teman-teman PLECY yang sedang melakukan giat Family gathering 3rd Anniversarry PLECY. (Maston/Foto: YLCI)

-> Danamon, Adira, dan MUFG Hadirkan Solusi Pembiayaan Menarik di IIMS 2022

Yamaha Lexi Community Indonesia YLCI

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *