CommunityHighlightMotorcycle Community

KZOI Jawa Timur Bangkitkan Sektor Pariwisata Indonesia dengan Touring Motor

Kawasaki Z Owners Indonesia (KZOI) Jawa Timur menggelar touring penutup akhir tahun dengan rute tempuh ratusan kilometer.

Autoride – Sempat tertunda akibat pandemi covid-19, akhirnya Kawasaki Z Owners Indonesia (KZOI) Jawa Timur selesai menjalankan misi touring akhir tahun 2021. Agenda yang dimulai sejak 22 Oktober 2021 lalu ini menjadi pelepas dahaga para member yang sudah sekian lama tak bisa melakukan touring.

Dengan tujuan utama ke Banyuwangi, touring dimulai dari masing-masing kota para peserta atau dari masing-masing wilayah chapter KZOI. Ada KZOI Surabaya, KZOI Sidoarjo, KZOI Malang, KZOI AE District/Ponorogo dan sekitarnya, KZOI Probolinggo, KZOI Jember, KZOI Jombang, dan KZOI Banyuwangi.

Your Community Partner

“Tujuan utama touring ke Banyuwangi, start dari masing-masing wilayah chapter KZOI. Jadi yang paling jauh dari Ponorgo atau AE District. Lainnya ada yang berangkat dari Surabaya, Sidoarjo, Malang. Kita kumpul di Utama Raya dan lanjut ke Banyuwangi,” buka Hendri Wijaya, Korwil KZOI Jawa Timur.

Dari tikum (titik kumpul) pertama di Utama Raya, rombongan touring yang diikuti sebanyak 22 riders ini (termasuk dua riders partisipan dari MT-25), lalu lanjut ke tujuan utama di Banyuwangi. Mereka menyempatkan diri singgah ke Taman Nasional Baluran, salah satu taman nasional di Indonesia yang terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo, Jawa Timur.

-> Supermoto Indonesia (SMI) Batara Ikut Baksos Donor Darah Gelaran Bold Riders Batara

KZOI Jawa Timur - 7

Di Taman Nasional Baluran, para riders cukup lama meghabiskan waktunya. Setelah puas eksplore Baluran, langsung melanjutkan perjalanan ke destinasi berikutnya di BIYC (Banyuwangi International Yatch Club). Di sini mereka menikmati sunset hingga lanjut dinner.

Your Community Partner

Perjalan di hari pertama yang memang cukup melelahkan dan sedikit menguras tenaga. Untuk menjaga kondisi para riders agar tetap fit untuk gas ke tujuan berikutnya, maka panitia mengajak mereka menuju Hotel Luminor sebagai tempat penginapan. Oh ya, di hari pertama mereka juga sempat makan durian di Songgon tempatnya Pak Likin, durian garden.

Hari kedua touring menjadi moment yang tak akan terlupakan untuk para member KZOI. Pasalnya, kali ini banyak lokasi wisata yang dikunjungi. Mulai pada pagi hari yang menuju Savana Alas Purwo. Alas Purwo konon adalah hutan tertua di Pulau Jawa. Dikenal menyimpan banyak misteri. Namun di sisi lain, kawasan ini punya sudut alam mempesona bernama Savana Sadengan. Di sini para pengunjung bisa melihat sekawanan banteng Jawa yang sudah mulai langka.

Lalu mereka melanjutkan ke destinasi berikutnya di Hutan De Djawatan. Tempat ini memang menjadi salah satu obyek wisata di Kabupaten Banyuwangi. De Djawatan merupakan hutan dengan pepohonan trembesi yang besar. Saat berkunjung, bisa merasakan seakan berada di Hutan Fangorn dalam film Lord of The Rings. Ini salah satu alasan mengapa De Djawatan kini banyak dikunjungi wisatawan.

-> SSFC Bantaeng Sukses Jadi Tuan Rumah Forum 12 SSFC Korwil Sulawesi

KZOI Jawa Timur - 4

Setelah makan siang, mereka masih belum merasa puas dengan banyak destinasi wisata yang dikunjungi. Sebagai penutup di hari kedua, rombongan penggeber kuda besi Kawasaki Z Series ini masih berkunjung ke Bangsring. Di Pantai Bangsring, para riders berenang bareng dan snorkeling.

Mereka kembali lagi ke Hotel Luminor untuk mengikuti beberapa agenda selanjutnya, yakni Gala Dinner atau Gathering KZOI East Java. Sebelum pada pagi harinya, mereka menuju Kota Probolinggo, basecamp Bro Sofyan Probolinggo. Dari sini para riders lalu pulag menuju rumah masing-masing.

“Berangkat dan pulang rutenya sama, karena itu memang jalur yang terbaik. Hanya saja saat arah pulang kita sempatkan mampir ke Probolinggo karena ada jamuan dari chapter Probolinggo. Ini touring akhir tahun yang sebelumnya kepending karena pandemi covid-19,” sambung Hendri yang juga merupakan pelaku pariwisata yang ingin membangkitan kembali wisata Indonesia khususnya Jawa Timur.

“Setiap touring kita selalu menarik, selalu spesial. Jadi kita lebih mengutamakan kekeluargaan dan kekompakan. Di sela-sela touring kita selalu ada acara untuk mengangkat hal menarik dari daerah yang kita kunjungi, seperti kali ini pesta durian.

-> Wuling Formo S Resmi Meluncur, Siap Mengancam MPV LCGC

KZOI Jawa Timur - 3

Menurut Hendri, pada touring kali ini memang tidak ada tema khusus. Pasalnya, agenda ini memang sudah menjadi jadwal touring wajib setiap tahun dengan rute jauh. Tujuannya supaya para member KZOI yang berada di kawasan Jawa Timur bisa semakin kompak lagi.

“Kalau kegiatannya memang hanya touring, tapi di malam kedua ada sharing antar peserta. Kita bikin malam keakraban, ada pembahasan megenai komunitas untuk kemajuan yang lebih baik lagi. Alhamdulillah semuanya berjalan baik, lancar. Kita harus bisa bikin teman-teman selalu fun untuk ikutan riding. Harapannya teman-teman bisa enjoy saat ikut touring,” pungkas Hendri.

Info tambahan, touring yang berakhir di tanggal 24 Oktober 2021 ini, ada satu peserta terjauh dari KZOI Bali. Pada touring ini juga kehadiran Humas Pusat. Maka tak heran jika acara ini pun sebagai ajang silaturahmi Pengurus Pusat dan wilayah untuk memantau kesiapan KZOI Jawa Timur sebagai tuan rumah Jambore Nasional (Jamnas) ke -9 KZOI di tahun 2022 mendatang. (Maston/Foto: KZOI Jatim)

-> Data dan Fakta Menarik Fabio Quartararo, Juara Dunia MotoGP 2021

KZOI Jawa Timur - 2

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *