Car RacingHighlightRacing

Randu Sekti Wibowo Ingin Warisi Ilmu Balap Sang Kakak

Randu Sekti Wibowo salah satu pendatang baru di balap ISSOM 2022, khususnya di  European Touring Car Championship (ETCC) selalu memberikan penampilan terbaiknya.

Autoride – Banyaknya pendatang baru di ajang balap ISSOM 2022 membuat balapan tersebut terlihat semakin kompetitif persaingan antar pembalap di lintasan. Begitu juga di European Touring Car Championship (ETCC). Salah satu pembalap baru ETCC adalah Randu Sekti Wibowo dari PT BEST Corporation Syariah.

Sebagai pembalap baru di balap ETCC kategori kelas Euro 3000 Novice, pria asal Solo, Jawa Tengah itu merasakan persaingan di Seri 3 ISSOM 2022 semakin ketat.

Your Community Partner

“Persaingan di seri 3 ini semakin ketat. Ternyata banyak pendatang baru yang kenceng-kenceng. Tapi kami bersaing hanya saat berada di lintasan. Selesai balap kita ngobrol bareng lagi, jadi malah jadi nambah temen baru,” ujar Randu yang berhasil finish di podium ketiga. Sebenarnya Randu bisa finish kedua, namun di lap-lap akhir mobil balapnya BMW F30 alami over heat.

Sementara itu, Randu sendiri turun di balap ISSOM karena mengikuti jejak sang kakak Febrian Agung yang sudah lebih dulu injakan kaki. Sang kakak pun juga menjadi mentor bagi Randu untuk terus mengasah skill balapnya. Apalagi di musim ISSOM 2021 lalu Febrian Agung juga berhasil menorehkan prestasi dengan menjadi juara umum. Hal itu pula yang mendorong Randu untuk bisa memberikan hasil terbaik di setiap serinya.

-> AHM Pasarkan Honda ST125 Dax, Harga CBR250RR Kalah Jauh

Autoride_Randu Sekti Wibowo_ETCC_ISSOM (3)
Randu Sekti Wibowo

“Bisa terjun di balap mobil ISSOM karena ajakan kakak juga. Yang awalnya hanya sekadar nonton terus nyobain mobilnya, ternyata membuat sang kakak kaget. Mas Febrian bilang saya ternyata mampu menggeber mobil balap cukup kencang meski belum memiliki pengalaman sama sekali.”

“Tahun ini merupakan musim perdana saya turun di balap ISSOM. Masih tergolong pembalap baru. Jadi karena saya baru terjun balap ISSOM, makanya saya ngikutin saja arahan dari mas Febrian yang sudah lebih lama turun,” jelasnya.

Your Community Partner

Meski begitu, ternyata Randu tidaklah benar-benar baru mengenal dunia motorsport. Pasalnya, sebelumnya dirinya pernah aktif di balap motor kelas superbike 1000cc dengan motor balap Ducati.

“Latihan balap di Sirkuit Sentul bisa satu minggu sekali atau satu bulan sekali, tergantung waktu kosongnya. Tapi sebenarnya latihan balap tiap malam pakai simulator yang ternyata juga cukup membantu melatih kesabaran dan kecepatan kita ngerubah (oper) gigi, karena simulator dengan mobil asli sama persis. Intinya kalau soal mesin saya serahkan kepada kakak saya (Febrian Agung). Jadi saya pokoknya terima beres,” pungkas Randu. (Maston/Foto: Dok. ETCC, Tono)

-> Ryanald Jonathan: Ikut Balap ISSOM Bukan Soal Kemenangan Semata

Autoride_Randu Sekti Wibowo_ETCC_ISSOM (3)
Randu Sekti Wibowo bersama sang kakak Febrian Agung (merah kanan)

Randu Sekti Wibowo

Randu Sekti Wibowo

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *