Car RacingHighlightRacing

Dari Reli dan Slalom, Andre Irawan Torehkan Prestasi di Balap ETCC 2022

Pembalap Andre Irawan berhasil menyelesaikan balap ETCC 2022 dengan cara terbaik dan hasil memuaskan.

Autoride – Musim perdana turun balap di European Touring Car Championship (ETCC) tak hanya membuat Andre Irawan mengais banyak pengalaman baru. Namun juga menorehkan sejarah baru dalam karier balapnya. Penampilannya di babak grand final ETCC 2022 yang menjadi bagian dari ISSOM pada Minggu, 4 November 2022 lalu juga membuahkan hasil yang memuaskan.

Pada putaran final, Andre Irawan yang memulai balapan dari grid empat berhasil finish ketiga overall, dan finish kesatu di kelas 3000 Master. Memang bukan hal mudah, apalagi saat balapan mobil andalannya juga mengalami masalah. Akan tetapi hal tersebut bisa diatasi hingga bendera finish berkibar.

Your Community Partner

“Balapan kali ini ada kendala teknis, di mana pada lap kelima master kopling saya jebol. Jadi dari lap kelima sampai lap ke-12 selama tujuh lap saya fight tanpa kopling. Balapan tetap oper gigi tapi saya paksa. Dan ini baru pertama kali terjadi,” buka Andre Irawan saat berbincang dengan Autoride di Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Andre Irawan

Meski begitu, saat oper gigi dirinya juga dengan perlahan dan tidak sembarangan. Sehingga hal tersebut mampu membuat dirinya bisa bertahan hingga finish. “Strategi saya main semangat karena didukung oleh keluarga saya, semuanya datang anak dan istri, sahabat juga datang semua. Itu yang membuat saya semangat,” imbuhnya.

Ini tahun pertama baginya turun balap ETCC. Tahun pertama langsung bisa dapat good result dengan mendapatkan juara Nasional kedu atau runner up. Cukup menakjubkan, pasalnya pembalap dengan nomor lambung 71 ini tak ikut full musim. Di mana dia baru mulai turun balap di putaran kedua. Dan satu kali di putaran 4 tidak bisa balapan karena mobil BMW E36 yang diandalkan alami jebol mesin.

“Yang penting main rapi dan konstan saja di setiap seri. Bagaimana cara mempertahankan suhu ban, mempertahankan gaya mengemudi, jangan terlalu banyak nafsu dan jangan terlalu banyak melihat ke belakang. Kita harus fokus melihat ke depan agar konsentrasi tetap terjaga,” sambung Andry yang lebih dulu menekuni dunia balap reli dan slalom.

Andre Irawan
Andre Irawan
Your Community Partner

“Evaluasi selama satu musim ini meskipun kita sudah hafal dengan Sirkuit Sentul, tapi yang terpenting itu latihan. Karena sirkuit ini boleh dibilang kadang licin, kadang nge-grip, kalau hujan anehnya juga kadang nge-grip. Intinya harus tetap latihan. Latihan itu yang menjadikan perfect saat balapan. Kalau berbicara jago semua orang juga jago. Cuma jago itu hanya sekali. Yang bisa bikin kita konstan ya latihan karena kita jadi punya banyak data,” tegas Andre Irawan.

Saat ditanya persiapan menghadapi musim balap ETCC 2023, pembalap Ranz Motorsport ini mengaku masih banyak hal yang harus dilakukan. Terutama pada mobil balapnya. Persiapan tahun depan dirinya menyebut akan refresh mobil, terutama di bagian kaki-kaki. Kedua adalah mesin yang masih suka panas.

“Balapan paling ngeselin buat saya di musim ini adalah seri 4 karena saya tidak bisa start. Dan yang paling istimewa seri final ini karena saya bisa podium ketiga overall dan kesatu di kelas saya,” pungkas pria yang ternyata owner bengkel MDA Garuda Motorsport. (Maston/Foto: Dok. Andre Irawan)

Andre Irawan

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *