Ketua IMI Jakarta Anondo Eko Pantau Langsung Balapan LENKA Shaquille Cup Prix
Anondo Eko selaku Ketua IMI DKI Jakarta hadir dalam gelaran Putaran 3 LENKA Shaquille Cup Prix 2024, Sabtu, 02 November.
Autoride – Jalannya balapan di Putaran 3 LENKA Shaquille Cup Prix 2024 dipantau langsung oleh Ketua IMI DKI Jakarta Anondo Eko. Anondo Eko memberikan apresiasinya kepada penyelenggara yang konsisten dalam menyelenggarakan event balap MiniGP sebagai ajang pembibitan. Juga turut hadir bersama Anondo Eko di Sirkuit Pulogadung Trade Center (PTC), Jakarta Timur yaitu Sekretaris Umum IMI DKI Jakarta Dodi Irawan.
Sebanyak 120 starter ikut ambil bagian di event kali ini. Fakta menariknya, dari ratusan starter tersebut, ada pembalap yang dari Timur Indonesia, yaitu Papua. Sementara pembalap paling banyak masih didominasi dari tanah Pasundan. Dari banyaknya kelas yang dibuka, Basic Standar Engine masih yang paling sukses memikat hati para peserta. Kelas tersebut menjadi yang paling banyak menyedot animo dengan 47 starter.
“Balapan LENKA Shaquille Cup Prix yang dijalankan Pak Setiawan ini saya rasa cukup baik ya. Suatu terobosan yang beliau benar-benar memikirkan bibit-bibit muda pembalap Indonesia, penjenjangannya supaya tidak salah untuk mereka dalam mengikuti kejuaraan balap motor nantinya,” buka Anondo Eko kepada Autoride.
Dalam pantauan langsungnya di sirkuit, Anondo Eko melihat di sini juga banyak orang tua dari para pembalap yang sangat antusias untuk menyalurkan hobi balap anaknya. Ini satu hal positif baginya. Apalagi menurutnya, di Jakarta sekarang sudah mulai berkurang atlet-atlet balap motornya.
“Tetapi saya melihat jerih payah Pak Setiawan dan tim LENKA sangat optimis, apalagi kegiatan balap LENKA digelar kurang lebih 4 sampai 5 putaran dalam satu musimnya. Cukup bagus dan saya sangat mengapresiasi kepada Pak Setiawan di mana dengan gigihnya beliau membuat event ini yang dikemas sangat baik untuk anak-anak di bawah umur dengan kegiatan positif dan bisa menjadikan potensi bibit atlet balap berikutnya,” paparnya.
Anondo Eko berharap balapan pocket bike seperti ini bisa jalan terus sebagai event untuk pembibitan pembalap cilik Indonesia. “Semoga atlet-atlet ini bisa fokus dalam meraih prestasi untuk menjadi atlet balap profesional, niat baik Pak Setiawan untuk mengembangan dan membangun industrinya juga bisa bertambah maju dan sukses.”
“Kalau IMI secara prinsip pasti akan membantu dan support. Tadi juga sudah banyak diskusi program-program dari Pak Setiawan dan nanti kita akan saling kolaborasi. Sejauh ini kan balapan hanya di sini saja PTC, kemungkinan seri berikutnya akan keluar dari sini. Mungkina bisa ke Sirkuit Gokart Sentul, Sirkuit Paddock Sentul maupun di Meikarta. Banyak kans yang bisa kita coba. Yang pasti kita akan mengajarkan kepada para pembalap untuk tidak hanya jadi jagoan kandang, tapi dia juga memang punya talenta dan bisa bertanding di berbagai sirkuit yang berbeda,” pungkasnya. (Maston/Foto: Tono)





