Ekadana Torehkan Prestasi Baru, Juara Umum MB Club INA – MOMRC 2024
Ekadana kembali membuktikan kualitas balapnya dengan menjadi Juara Umum MB Club INA – MOMRC 2024 di Kelas Avantgarde.
Autoride – Nama pembalap Ekada memang sudah tak diragukan lagi. Kepiawaiannya dalam memainkan pedal gas dan rem di balik kemudi mobil balapnya Mercedes-Benz W201/200 tak pelak berbuah manis. Ekadana berhasil mengoleksi jumlah poin tertinggi untuk membawa piala Juara Umum MB Club INA – MOMRC 2024 di Kelas Avantgarde.
Saat ditemui oleh tim Autoride usai balapan di Sirkuit Sentul Bogor, Jawa Barat pada Minggu, 01 Desember 2024 lalu, pembalap dengan nomor lambung 65 ini mengaku bersyukur akhirnya balapan bisa diselesaikan dengan baik.
Pada Putaran 6 atau seri pamungkas, pembalap Gazpoll Racing Team tersebut melakoni balapan dengan torehan waktu terbaik. Podium teratas pun mampu direngkuh setelah meninggalkan lawanya dengan gap cukup jauh di angka 5.052detik. Bagi Ekadana, raihan ini sudah sesuai target yang dicanangkan oleh dirinya mau pun tim.
“Target saya di putaran terakhir MB Club INA – MOMRC 2024 ini memang harus finish di posisi satu. Dari tim juga memang meminta saya untuk push ke depan, jadi balapannya agak ngotot. Ahamdulillah bisa finish juara pertama dan bisa membawa pulang Juara Umum MB Club INA – MOMRC 2024 Kelas Avantgarde,” ujar Ekadana.
“Karena walaupun secara point saya aman, tapi rekan setim saya Pak Yassin tidak bisa start karena tiba-tiba kaca depan mobilnya pecah dan gak sempet ganti. Jadi message-nya saya harus ke depan. Jadi balapan paling krusial buat saya ya di seri terakhir ini. Lebih karena team order last minute harus P1,” sambungnya.
“Target dari tim memang tahun ini harus juara umum, karena musim lalu juga sudah juara umum di Kelas SC4 Spirit. Alhamdulillah sesuai target di Avantgarde bisa juara umum,” imbuh Ekadana.
Meski berhasil menyudahi balapan di putaran pamungkas dengan mudah, bukan berarti Ekadana tidak menemui kendala. Problem justru harus dihadapi saat babak kualifikasi, Sabtu, 30 November 2024.

“Saat kualifikasi mobil sempat tidak stabil dan ada yang gak beres di kaki belakang. Akhirnya saya sempat masuk pit lagi di tengah kualifikasi untuk cek, ternyata ada arm belakang kendor. Alhamdulillah sempat diperbaiki dan masuk kembali dengan sissa 3 menit waktu kualifikasi,” jelas Ekadana yang akhirnya mendapatkan posisi start di grid 3.
Menariknya lagi, penampilan Ekadana di balapan ini juga mengandalkan mobil dengan mesin karburator 4 silinder 2000cc. Dia mampu melawan para pesaingnya yang mengandalkan mobil balap 6 silinder 3000cc di kelas Avantgarde. Bukan hal mudah memang. Namun berkat strategi dan kekompakan tim, hal itu bisa dia raih dan dipertahankan hingga tutup musim.
“Balapan dengan mesin karburator 4 silinder 2000cc itu Alhamdulillah banget. Walaupun harus bersaing sama rival dengan mobil 3000cc 6 silinder. Terima kasih semua support dari Barspeed dan Gazpoll Racing Team,” pungkasnya. (Maston/Foto: Dok. Ekadana & MOMRC)





