ARRC Buriram Thailand 2026: Pembalap AHRT Masih Gagal Podium di Kelas SS600 dan ASB1000
Meski berhasil podium di kelas AP250, namun AHRT masih kalah saing di kelas SS600 dan ASB1000 pada ajang ARRC Buriram, Thailand 2026.
AUTORIDE.CO.ID – Astra Honda Racing Team (AHRT) konsisten tampil kencang dan kompetitif pada ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2026 di Chang International Circuit, Buriram, Thailand, pada 9–10 Mei 2026. Kendati demikian, para pembalap AHRT masih belum bisa persembahkan podium juara di kelas Supersports 600cc (SS600) dan Asia Superbike 1000cc (ASB1000).
Pada race pertama kelas Supersports 600cc (SS600), Herjun Atna Firdaus yang start dari posisi ketujuh tampil agresif bersama CBR600RR untuk menembus grup terdepan. Herjun mampu mempertahankan posisi di lima besar sepanjang balapan dan terus bersaing ketat hingga akhirnya nyaris meraih podium dengan finis di posisi keempat.
Rekan setimnya, Fadillah Arbi Aditama, yang start dari posisi kesembilan juga tampil kompetitif meskipun dalam kondisi yang tidak prima atas insiden yang didapatnya saat sesi kualifikasi. Arbi pun berhasil menyelesaikan race pertama di posisi ketujuh.
Pada persaingan race kedua di kelas SS600, Herjun dan Arbi kembali berusaha menembus grup terdepan sejak awal balapan. Upaya kedua pembalap jebolan Astra Honda Racing School (AHRS) ini kerap memperdaya rivalnya. Sayang, Herjun mengalami insiden terjatuh pada lap keempat sehingga pembalap asal Pati, Jawa Tengah ini tidak dapat melanjutkan balapan. Sementara Arbi terus bersaing di lintasan dan berhasil menyelesaikan race kedua di posisi kedelapan.
Sementara itu, M. Adenanta Putra yang turun di kelas Asia Superbike 1000cc (ASB1000), menjalani musim debutnya di kelas tertinggi ARRC bersama CBR1000RR-R menunjukkan progres positif. pada race pertama, Adenanta start dari posisi kedelapan. Pembalap berusia 22 tahun ini mampu menjaga ritme balap dan bersaing di rombongan tengah, hingga ia finis di posisi kesembilan.
Dalam persaingan race kedua, Adenanta berupaya untuk menambah daya gedornya bersaing di posisi depan. Pembalap asal Magetan, Jawa Timur ini berupaya menguasai ritme balap yang kompetitif, ia pun harus puas finis di posisi ketujuh.
“Putaran 2 ini sangat menantang bagi saya. Di Race 2, saya masih berjuang membangun kepercayaan diri pada area depan motor. Ada beberapa momen saat menikung di mana saya hampir kehilangan kendali ban depan (lowside), yang cukup mengganggu fokus mental saat balapan. Tapi saya percaya ini adalah bagian dari proses belajar. Saya ingin terus mengambil pengalaman selangkah demi selangkah dan kembali lebih kuat di Motegi,” ujar Adenanta.
General Manager Marketing Planning and Analysis PT Astra Honda Motor, Andy Wijaya mengapresiasi semangat juang seluruh pebalap AHRT yang mampu tampil kompetitif sepanjang akhir pekan balap di Buriram.
“Kami sangat mengapresiasi hasil yang diraih anak-anak AHRT. Paling tidak, kita bisa tunjukan bahwa binaan kami bisa terus tampil kompetitif dengan dukungan motor Honda yang kami siapkan. Semoga prestasi terus meningkat di putaran selanjutnya untuk harumkan Indonesia di arena balap Internasional,” ujar Andy.
Hasil seri ARRC Buriram, Thailand 2026 kali ini turut menjadi modal penting bagi AHRT dalam persaingan klasemen sementara ARRC 2026 di masing-masing kelas. Konsistensi performa pebalap menjadi fokus utama tim untuk menjaga peluang meraih hasil terbaik sepanjang musim.
Putaran ketiga Asia Road Racing Championship 2026 akan digelar pada 12–14 Juni 2026 di Mobility Resort Motegi, Jepang. AHRT akan kembali berupaya menampilkan performa terbaik demi mengharumkan nama Indonesia di ajang balap Asia. (Maston/Foto: ist)





