Busi Motor Mati Mendadak? Jangan Panik! Begini Cara Mengatasinya
Ada banyak kejadian tidak diinginkan yang sering terjadi ketika sedang mengendarai motor, salah satunya busi motor yang bermasalah
Autoride- Busi motor memiliki fungsi sangat penting untuk mengubah tegangan listrik yang disalurkan oleh koil lalu menjadi percikan api yang akan membakar campuran bahan bakar dan udara di ruang mesin api di akhir langkah kompresi. Hal yang sama berlaku pada roda empat. Jika komponen ini mengalami kerusakan, maka bisa dipastikan motor Anda tidak akan menyala.
Nah, jika Anda mengalami kejadian seperti itu, jangan panik! Karena sebenarnya ada cara memperbaiki busi motor yang bermasalah di kondisi darurat. Penasaran bagaimana caranya? Simak ulasannya berikut ini.
–> Yamaha Resmi Luncurkan Skutik Hybrid, Fascino 125
1. Memperbaiki Posisi Busi Motor Anda
Cara memperbaiki busi motor yang mati pertama adalah dengan memperbaiki posisi busi tersebut. Walaupun posisi busi hanya bergeser sedikit saja, itu sudah menjadi alasan mengapa komponen ini mendadak mati. Hal ini bisa terjadi karena ada benda yang menggeser busi dari colokannya.
Setelah Anda memastikan bahwa posisi busi sudah pada tempatnya, maka coba nyalakan kembali motornya. Cara yang satu ini terbilang cukup mudah asal Anda tahu di mana letak busi tersebut.
2. Melakukan Pembakaran di Bagian Elektroda

Salah satu penyebab busi mendadak mati di tengah jalan adalah kesalahan proses pembakaran bahan bakarnya. Hal ini bisa menyebabkan bensin terhisap terlalu banyak, sehingga di bagian ruang mesin menjadi penuh. Oleh sebab itu, Anda bisa mengatur agar pembakaran dilakukan pada elektroda busi.
Jika cara pertama tidak berhasil, cobalah untuk menggunakan trik dengan membakar bagian elektroda. Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan membersihkan busi terlebih dahulu, lalu bagian elektrodanya dibakar menggunakan api kecil.
Anda bisa membakar elektroda dengan menggunakan las atau kompor gas. Setelah itu, Anda bisa menunggu hingga beberapa menit sampai busi dingin. Ingat, jangan langsung memasukkan busi jika masih terlalu panas karena hal itu akan membahayakan motor.
3. Memecahkan Kaca Pemantik
Penyebab lain mengapa busi bisa cepat mati bisa jadi karena di dalam ruang mesin sudah terlalu basah oleh oli. Hal ini menyebabkan komponen ring seher menjadi aus dan busi mendadak mati. Selain busi yang cepat mati, hal ini juga bisa menyebabkan banyak asap yang keluar dari motor.
Cara memperbaiki busi dalam kondisi ini adalah dengan memecahkan bagian kaca pemantiknya. Langkah pertamanya cukup dengan memecahkan terlebih dahulu bagian kaca keramiknya menggunakan obeng, tang atau batu.
Keramik yang dipecahkan ini berada di dalam busi itu sendiri dan ini digunakan untuk membungkus elektroda inti. Dalam hal ini, Anda disarankan menggunakan cara ini karena biasanya busi yang mati itu disebabkan oleh elektrodanya yang sudah dipenuhi banyak karbon.
Hal ini juga disebabkan karena busi sudah terlalu lama digunakan dan tidak berhasil melakukan proses pembakaran yang sempurna. Setelah dipecahkan, maka akan muncul aliran listrik yang akan masuk ke busi tanpa dihalangi oleh keramik insulator serta kerak karbon. Setelah itu, masukkan busi ke mesin.
Pastikan juga tidak ada serpihan kaca yang ikut masuk ke dalam mesin. Sebelum memasukkan ke mesin, Anda juga harus memastikan bahwa bagian busi sudah benar-benar bersih dan tidak ada serpihan kacanya karena hal ini bisa menimbulkan masalah baru. Anda juga tidak disarankan untuk memukul keramik terlalu keras karena hal tersebut bisa membuat elektroda menjadi bengkok.
4. Membersihkan Seluruh Bagian Busi
Alternatif lain yang bisa Anda lakukan ketika busi mati adalah membersihkan seluruh bagiannya dengan kain kering dan bersih. Setelah membersihkan busi, Anda juga bisa menghilangkan kotoran di dalamnya, barangkali hal itu menjadi penyebabnya mendadak mati.
Langkah pertama untuk membersihkannya adalah, Anda harus melepas terlebih dahulu kabel busi yang tertancap ke motor dengan kunci busi. Sebelumnya jangan lupa untuk mengingat urutan kabel-kabel tersebut agar tidak terjadi masalah baru apabila Anda salah memasangnya.
Setelah itu, Anda bisa melepaskan businya dengan bantuan kunci busi dan mulai membersihkan seluruh bagian komponen tersebut.
Tempat busi berada merupakan bagian yang paling sering terkena kotoran atau debu. Oleh sebab itu, Anda harus membersihkannya juga.
–> Berdiri Sejak 5 Tahun Lalu, HSFCI Sarolangun Baru Deklarasi
5. Menggosok Bagian Atas Busi Dengan Amplas
Cara mengatasi busi mati yang berikutnya adalah dengan menggosok bagian atasnya menggunakan amplas. Bisa saja busi Anda sudah berumur terlalu tua, sehingga banyak kotoran yang masuk ke dalamnya.
Kotoran atau debu ini biasanya berasal dari proses pembakaran dan harus dibersihkan. Amplas yang Anda bawa bisa digunakan untuk menggosok bagian atasnya secara satu arah agar kotorannya bisa hilang.
Lakukan hal tersebut berulang kali sampai busi bersih. Setelah itu, Anda bisa langsung memasang businya kembali di tempatnya. Dalam beberapa kasus, menggunakan cara ini terbukti ampuh agar busi bisa digunakan kembali ketika mendadak mati di tengah jalan.

6. Membeli Busi Baru
Penyebab lain busi cepat mati adalah ada yang bocor pada salah satu komponen bernama kompresi. Kompresi yang mengalami kebocoran akan menghilangkan tekanan di dalam ruang silinder pada ruang pembakaran dan menyebabkan busi mati.
Cara yang satu ini juga bisa Anda terapkan apabila tips-tips sebelumnya tidak bekerja. Kemungkinan umur busi yang terlalu tua bisa menjadi penyebab mengapa ia mendadak mati dan karena itu Anda perlu menggantinya.
Harga busi sendiri beragam dan Anda bisa memilih yang sesuai dengan kebutuhan motor. Akan tetapi, jika sudah diganti dengan yang baru tetapi mendadak mati lagi kemungkinan motor Anda mengalami kerusakan.
Apalagi jika motor Anda juga sudah terlalu tua, sebaiknya Anda mengantisipasi kondisi ini dengan menyediakan busi cadangan apabila mendadak mati di tengah jalan. Atau jika masih bermasalah juga, kalian bisa langsung mendatangi bengkel terdekat untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut. (Foto: Istimewa)



