HighlightMotorcycle NewsNews

Film Dokumenter The Last Journey Angkat Kisah Touring Bikers Indonesia ke Vespa World Days

Perjalanan 4 bikers menggunakan Vespa, yakni Ulil, Bayu, Atur, dan Enzo saat touring menuju Vespa World Day (VWD) Bali hadir dalam film dokumenter The Last Journey.

Autoride – Pinisi Pictures, bekerja sama dengan Simplemind Communications meluncurkan film dokumenter “The Last Journey”. Disutradarai Mario Arfani, film dokumenter ini telah dikerjakan sejak awal tahun 2022 dan menggambarkan perjalanan berkesan 4 bikers; Ulil, Bayu, Atur, dan Enzo, saat mereka menjalani petualangan touring Vespa menuju acara prestisius Vespa World Day (VWD) Bali di Nusa Dua, Bali.

Berdurasi 37 menit, “The Last Journey” memperlihatkan petualangan kelompok tersebut, termasuk pertemuan dengan keluarga, sahabat, kerabat, dan interaksi dengan penggemar Vespa lain dari berbagai penjuru negeri yang memiliki tujuan sama.

Your Community Partner

Rute perjalanan membawa mereka menjelajahi keindahan alam dan kelezatan kuliner Taman Nasional Baluran, Gunung Bromo, Pantai Pandawa, dan Pegunungan Kintamani. Berkendara dengan Vespa klasik, kelompok tersebut menjalani jelajah yang penuh kesan dan tawa, saling mendukung dan mencari solusi dalam menghadapi rintangan di sepanjang perjalanan.

“The Last Journey ini bukan hanya sekadar film dokumenter tentang touring Vespa, tapi orang-orang dibaliknya. Bercerita tentang persahabatan dan perjalanan untuk menikmati keindahan alam Indonesia dan kehangatan masyarakat lokal. Keberadaan Vespa didalamnya, memberikan karakter yang kuat, ujar Mario, sang sutradara.

“Vespa bukan hanya sekadar kendaraan, namun tampil sebagai subkultur yang memberikan ‘sense of pride’ bagi pengendaranya dan memunculkan pengalaman berkendara unik. Melalui berbagai macam medan, menjadikan proses teknis traveling shot yang cukup menantang. Beragam kisah petualangan yang penuh makna, tantangan, semangat pantang menyerah, hingga tawa, memberikan harapan akan persahabatan abadi yang terjalin hingga akhir,” jelas Mario.

Fathir Muchtar, Aktor sekaligus Ketua Sinevespa Indonesia yang memberikan testimoni dalam film The Last Journey ikut berpartisipasi memberikan sudut pandangnya sebagai penggemar Vespa.

Your Community Partner

“Cukup jarang Vespa diangkat sebagai salah satu ‘karakter’ utama dalam film. Apresiasi besar saya sampaikan pada Pinisi Pictures yang berhasil mewujudkan film dokumenter ini. Semangat solidaritas kental yang lekat dengan komunitas pecinta Vespa berhasil diangkat dan tergambarkan dengan apik pada The Last Journey,” ujar Fathir.

“Best moment bersama Vespa masing-masing nyata mengemuka, demikian pula dengan bad moment. Seperti kisah perjalanan hidup dari berbagai karakter yang semuanya berjalan menuju satu tujuan bersama, yakni hadir di Vespa World Day,” sambung Fathir.

The Last Journey kaya dengan tampilan panorama cantik Indonesia, lanskap artistik yang melimpah. Terlebih dengan keberadaan musik pengiring yang istimewa dari band independen ternama, termasuk The Brandals, Steven & Coconut Treez, Souljah, Navicula, dan Forgotten Yesterday yang hadir di sepanjang film, berjaya membangun mood penonton naik turun dengan mulus.

Sebagai sebuah karya perdana, The Last Journey adalah sebuah upaya untuk memberikan kontribusi positif kepada industri kreatif Indonesia, di masa kini dan di masa mendatang. Karya apik di rentang perjalanan panjang kisah manusia dan Vespa. Memahat kisah, memanjakan mata, dan menghangatkan hati.

“Melalui The Last Journey Pinisi Pictures berharap dapat menampilan film dokumenter yang bisa dinikmati tidak hanya untuk komunitas Vespa saja namun film dokumenter yang relate dengan perjalanan dalam artian yang lebih luas, dan termasuk proses di dalamnya.”

“Yang terpenting adalah bisa membuat film dokumenter yang bisa meng-capture kejujuran, keunikan karakter tokohnya, dibalut dengan cinematography yang menarik dan musik yang soulful dan selaras,” pungkas Ayudha Suwono , Sutradara The Last Journey. (Maston/Foto: istimewa)

Peluncuran film dokumenter The Last Journey di Kineforum Studio Asrul Sani, Taman Ismail Marzuki, Jakarta
Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *