Jaguar I-Type GT EV Selesai Jalani Uji Coba, Segera Diluncurkan
Mobil listrik Jaguar I-Type GT EV yang berbasis dari mobil konsep Type 00 dikabarkan telah menjalani uji coba dan akan segera diluncurkan.
Autoride – Perubahan nama merek Jaguar dan rencana untuk mobil listrik Grand Tourer (GT) yang didasarkan dari konsep Type 00 telah menimbulkan kontroversi. Tetapi produsen mobil Inggris itu tidak akan mundur. Direktur Pelaksana Jaguar, Rawdon Glover menjelaskan mengapa merek tersebut harus berkomitmen pada EV dan membocorkan beberapa detail lebih lanjut tentang GT listrik mendatang, yang mungkin mengadopsi nama I-type.
Sedikit info, Jaguar Land Rover telah mengubah nama perusahaan menjadi “JLR” pada April 2023. Perubahan ini bertujuan untuk menyederhanakan identitas merek dan mengurangi kebingungan.
Jaguar akan mulai fokus ada produksimobil listri di masa mendatang. Meski ada beberapa produsen mobil lain telah bereaksi terhadap penurunan tingkat pertumbuhan permintaan EV dengan menunda atau membatalkan rencana untuk model listrik barunya. Seperti yang dialami Maserati, mereka mengonfirmasi bahwa perusahaan akan menghentikan proyek mobil listrik MC20 Folgore.

Namun Glover mengatakan bahwa “tidak ada fleksibilitas” untuk Jaguar karena Jaguar Electric Architecture (JEA) yang akan mendukung seluruh jajaran produknya di masa mendatang tidak dapat mendukung mesin hibrida atau bensin.
Jaguar Electric Architecture (JEA) adalah platform listrik khusus yang dikembangkan oleh Jaguar untuk kendaraan listriknya. JEA akan digunakan untuk membuat mobil GT empat pintu baru yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 770 km.
“Kami membuat keputusan pada tahun 2021 untuk memiliki arsitektur listrik (JEA) yang didedikasikan untuk kami. Tidak ada peluang untuk memasang V-8 atau yang lainnya. Banyak hal akan berubah, EV akan menjadi platform yang tepat bagi kami dan pilihan utama bagi pasar. Kemajuan dalam teknologi dan infrastruktur akan membuat perbedaan besar,” jelas Glover.

Sehubungan dengan I-Type GT EV itu sendiri, petinggi Jaguar mengatakan bahwa ia telah mengendarai versi teratas dari I-type di lintasan uji dengan kecepatan hingga 160 mph. Autocar melaporkan varian ini menghasilkan 986 tenaga kuda.
Meskipun angka tenaganya tinggi, I-type tidak akan dirancang sebagai mobil sport. Sebaliknya, Jaguar merancang mobil ini untuk bisa kendarai dengan percaya diri dalam kecepatan tinggi untuk waktu yang lama.
I-Type GT EV akan menggunakan motor listrik dan baterai yang sama dengan model JLR lainnya. Maka terkejut jika beberapa komponen I-type juga nantinya akan digunakan pada Land Rover Range Rover EV yang akan datang.

Desainnya tidak akan jauh berbeda dari konsep Type 00, meskipun versi produksi akan dilengkapi dengan sepasang pintu kedua. Di mana versi konsepnya hanya menampilkan model 2 pintu. Ada garis keturunan yang kuat antara model konsep dan bersi produksi, terutama pada proporsinya, kap mesin yang panjang, fasia depan, dan grafis lampu belakang, yang terdiri dari serangkaian garis horizontal yang disebut Jaguar sebagai “Strikethrough.”
Kabin pada konsep Type 00 memiliki sepasang layar besar yang dapat dilipat sepenuhnya hingga tidak terlihat, dan mungkin sesuatu yang serupa dapat mencapai tahap produksi. Jaguar mengatakan bahwa mobil tersebut tidak akan membombardir pengemudi dengan teknologi.
Jaguar sebelumnya mengatakan bahwa GT listrik akan hadir di pasaran pada akhir tahun 2026, namun Autocar melaporkan bahwa Jaguar akan memperkenalkannya pada akhir tahun ini dan mulai diproduksi pada pertengahan tahun 2026.
Diperkirakan harga awal untuk I-type adalah sekitar $128.000 (sekitar Rp 2,087 miliar). Jaguar GT akan menjadi model pertama dari tiga model baru, dengan dua model berikutnya diharapkan akan berupa sedan besar dan SUV. (Maston/Foto: Car & Driver)



