HighlightMotorcycle RacingRacing

Kim Min Jae, Pembalap Korea Ini Kagum dengan Cara Latihan Pembalap Indonesia

Melihat keakraban Fadillah Arbi, pembalap Indonesia dari Astra Honda Racing Team (AHRT) dan Kim Min Jae, pembalap dari Korea.

AUTORIDE.CO.ID – Meski berbeda kelas, Fadillah Arbi Pratama dan Kim Min Jae sama-sama membalap di ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025. Fadhilah Arbi turun di Kelas Asia Production 250 (AP250) dan Kim Min Jae di TVS Asia One Make Championship.

Keduanya baru saja berbagi momen menarik dan pertukaran unik yang memadukan latihan serius dengan banyak tawa, makanan lokal, dan bahkan satu atau dua skuter. Semuanya berawal di Spanyol, tempat kedua pembalap tersebut menjadi bagian dari Junior Talent Team.

Your Community Partner

Tinggal di bawah atap yang sama, dikelola oleh tim yang sama, dan dilatih berdampingan, ikatan mereka tumbuh melampaui rekan satu tim, mereka menjadi teman yang akrab.

“Saat itulah kami menemukan ide itu. Kami berpikir, mengapa tidak berlatih bersama di negara masing-masing?” ujar Arbi.

Veda Ega Pratama Kembali Berjuang Raih Poin di JuniorGP 2025 Magny Cours, Prancis

Dan begitu saja, rencana itu lahir: Indonesia dulu, lalu Korea. Tujuannya? Saling mendorong untuk berkembang, dan mungkin belajar beberapa hal yang tak terduga di sepanjang jalan.

Bagi Min Jae, berlatih di Indonesia seperti melangkah ke dunia lain. “Itu pengalaman yang luar biasa. Hanya mengikuti Arbi membantu saya belajar banyak. Dia menunjukkan titik lemah saya dan cara memperbaikinya. Di Indonesia, banyak pembalap menggunakan rem belakang untuk meluncur saat berbelok, terutama di lintasan gokart. Saya langsung mencobanya, dan benar-benar berhasil!”

Your Community Partner

Namun, tantangan terbesar datang saat langit mulai cerah. “Berkendara di tengah hujan sangat sulit pada awalnya. Mereka menggunakan ban kering bahkan saat basah, dan berkendara seolah tidak ada hujan sama sekali! Saya tidak bisa memahaminya, tetapi dengan mengikuti jejak Arbi, saya belajar cara mengendalikan motor dengan lebih baik,” jelas Min Jae.

Semangat para pembalap Indonesia juga meninggalkan kesan yang kuat. “Di Korea, kami punya motor bagus dan lintasan yang bagus, tetapi saya tidak melihat banyak pembalap yang memacu motornya hingga batas maksimal.”

Ramadhipa Siap Lanjutkan Trend Positif di ETC 2025 Magny Cours, Prancis

“Di Indonesia, semua orang mengendarai motor seolah-olah hidup mereka bergantung padanya. Bahkan anak-anak! Dan para pelatihnya adalah pakar balap sejati, bukan sekadar instruktur untuk pembalap jalanan,” papar Min Jae.

Min Jae juga tidak percaya di mana orang Indonesia bisa berlatih. “Mereka bahkan berlatih di tempat parkir! Di Korea, kalau Anda melakukannya, Anda bisa berakhir di kantor polisi!”

Min Jae juga menyesuaikan postur tubuhnya saat mengendarai motor atas saran Arbi, dan meskipun ia tidak meniru setiap teknik, ia memperhatikan dengan saksama kiat-kiat yang diberikan oleh Arbi. “Jika ia mengatakan sesuatu itu bagus, saya akan berusaha sebaik mungkin melakukannya, meskipun itu tidak mudah.”

Saat Min Jae kembali ke Korea, giliran Arbi yang menjadi tamu dan ia lebih dari siap untuk belajar. Simak kisah berikutnya. (Maston/Foto: ARRC)

Dyandra Promosindo Catatkan Kinerja Positif di Semester I 2025

Sharing is Caring

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *