Lady Bikers Kaltim, Anti Baper Biar Makin Eksis
Lady Bikers Kaltim (LBK), komunitas yang mengkhususkan untuk para member perempuan ini semakin hari semakin eksis dan semakin dikenal publik.
Autoride – Komunitas atau klub motor kini tak hanya diisi oleh para pria. Bahkan tak jarang perempuan pun ikut ambil bagian dalam sebuah komunitas. Seperti halnya Lady Bikers Kaltim (LBK), yang merupakan komunitas atau klub motor dengan member para perempuan.
Komunitas LBK sudah tersebut sejak tahun 2018 silam, tepatnya tanggal 22 April saat peringatan Hari Kartini. Meski semua membernya adalah para wanita, namun mereka tetap tak mau kalah dengan komunitas lain yang kebanyakan anggotanya pria.
“Terbentuknya Lady Bikers Kaltim berawal dari tiga wanita beda komunitas. Kami sepakat membentuk komunitas Lady Bikers Kaltim dengan konsep yang lebih terarah saja,” ujar Ivon Christina selaku Kordinator seluruh LBK saat berbincang dengan tim redaksi Autoride.
-> Komunitas HPBC Ponorogo Meriahkan Rolling Ride Big Matic Day
Di usianya yang masih terbilang muda, namun kebaradaan komunitas ini mampu menarik minat para bikers wanita untuk bergabung. Dikatakan Ivon, komunitas ini sudah memiliki sekitar 200 member. Meski tak semuanya aktif. Namun semua member yang tergabung masih bisa memberikan support saat ada kegiatan atau event.
“Hampir 200 member dari seluruh Lady Bikers Kaltim. Hanya 30 persen yang gak aktif, tapi mereka masih bisa support kegiatan LBK, maklum beberapa member masih sibuk ngurus baby. Member ada dari Balikpapan, Samarinda, Tenggarong, Bontang, Sangata, Handil, Penajam, Paser, Bengalon, dan Berau.
Uniknya, meski wanita mudah tersinggug atau baperan, namun tidak dengan para member Lady Bikers Kaltim. Mereka menganut konsep ‘tidak peduli’ dengan omongan orang lain. Dengan catatan apa yang mereka lakukan masih dalam koridor yang benar dan positif.
-> Munas ALTIC ke-4 Digelar Saat Perayaan Ultah 1 Dekade
“Yang unik dari komunitas ini, para membernya tidak mudah baperan. Karena tahu sendiri, pecahnya suatu komunitas atau club karena baper. Untuk menjaga kekompakan member, kami aktif melakukan komunikasi dan setiap tiga bulan sekali kita adakan kopgab (kopdar gabungan) biar silahturahmi sesama lady bikers tetap terjalin dengan baik,” jelas Ivon.
Kendati demikian, ada beberapa kendala yang ditemui oleh Ivon dan para pengurus lainnya. Seperti halnya saat akan menggelar kopdar maupun kopdar gabungan. Tak semuanya bisa hadir karena kesibukan masing-masing member. Apalagi sebagai lady bikers yang juga menjabat ibu rumah tangga.
“Kesulitannya ya paling susah kopdar karena mereka kebanyak ibu rumah tangga. Suka dukanya kita bisa saling berbagi cerita pengalaman selama jadi lady bikers. Karena tujuan kita berkomunitas biar kita tambah saudara walaupun kita gak saudara. Dengan berkomunitas kita bisa menyatukan seluruh lady bikers seluruh Indonesia,” pungkas Ivon. (Maston/Foto: LBK)








