Danlanud Wiriadinata Sambut Baik Event Pertamax Turbo Drag Fest 2024
Grand final Pertamax Turbo Drag Fest 2024 berlangsung meriah di Lapangan Udara (Lanud) Wiriadinata, Tasikmalaya, Jawa Barat.
Autoride – Pertamax Turbo Drag Fest 2024 memasuki putaran final yang dilangsungkan pada akhir pekan ini, 24-25 Agustus 2024 di Lapangan Udara (Lanud) Wiriadinata, Tasikmalaya. Letkol Penerbang Taufik Agus Hidayat selaku Danlanud pun menyambut baik event ini.
Menurutnya, ajang ini juga dijadikan sebagai momentum untuk mengikis aksi balap liar yang terus marak terjadi di Kota Tasikmalaya. Dengan begitu, melalui event ini diharapkan mampu mengurangi aksi-aksi balap liar yang membahayakan, baik untuk pelaku maupun masyarakat.
“Saya di sini mempunyai sarana yang kebetulan belum aktif, jadi bisa dimanfaatkan untuk pembinaan dan tentunya dengan ijin dari Panglima. Selain untuk membina potensi dirgantara, kami juga ingin memberikan sesuatu untuk Kota Tasikmalaya,” buka Letkol Penerbang Taufik Agus Hidayat kepada para jurnalis.
“Kami membina para pembalap mulai dari latihannya, karena balapan-balapan liar di luar yang semakin banyak juga menjadi tanggung jawa kami sebagai pejabat komandan lanud. Ada sarana yang bisa digunakan kenapa tidak untuk digunakan oleh masyarakat,” sambungnya.
Sejak Februari 2024, anak-anak motor sudah rutin melakukan latihan dengan durasi 1 minggu sekali setiap hari Minggu. Selain drag, juga ada sirkuit untuk grasstrack dan motocross. “Mudah-mudahan kita akan membuat sejarah nanti 13 Oktober akan kita adakan Kejurda Drag Bike dan Grasstrack di hari yang sama. Mudah-mudahan ini bisa menjadi sejarah yang belum pernah ada di Indonesia,” ujarnya.
Sementara itu dalam evaluasi yang dilakukan, dengan adanya Lanud Wiriadinata sebagai ajang latihan maupun event resmi, turut mengurangi balapan liar di Kota Tasikmalaya. “Kami dapat laporan dari IMI, sekarang balapan liar makin berkurang. Kalaupun masih ada mungkin 1 atau 2 orang, itu kita tetap bina dan kita arahkan ke hal-hal yang positif.”
“Kami terbuka selama fasilitas yang ada ini tidak bersinggungan dan bertentangan dengan kegiatan-kegiatan penerbangan. Utamanya memang untuk penerbangan. Kalau pun nanti penerbangan sudah aktif, nanti kita carikan solusinya untuk arena balapan bisa kita carikan di tempat lain,” pungkas Letkol Penerbang Taufik Agus Hidayat.
Meski hanya sebagai sarana tempat latihan, namun unsur safety tetap menjadi yang utama. Seperti penyediaan ambulance dan lain sebagainya. (Maston/Foto: Sonny Hastara)




