Peduli Lingkungan Hidup, SMI Semarang Tebar Ribuan Benih Ikan
Banyak cara yang bisa dilakukan oleh oara riders untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-93. Seperti SMI Semarang yang melakukan baksos.
Autoride – Dengan cara yang berbeda, para member Supermoto Indonesia (SMI) Semarang turut serta dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda ke-93 pada Jumat, 28 Oktober 2021 lalu. Mereka kemas acara riding dengan diselingi baksos (bakti sosial).
Tak hanya riding dengan baksos. Namun ada satu hal unik lagi yang diagendakan oleh SMI Semarang. Di mana semua riders berbusana batik. Acara dimulai dengan riding mengenakan batik dan kemeja resmi SMI Semarang menuju lokasi upacara dan penebaran benih ikan di Waduk Serbaguna Jatibarang, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Digelarnya agenda ini juga karena adanya kabar bahwa Pemerintah Kota Semarang telah menurunkan PPKM Menjadi level 1 pada pertengahan Oktober. Dengan berita tersebut, tentu menjadi sebuah kelonggaran bagi komunitas otomotif seperti SMI Semarang untuk melakukan kegiatan positif. Meski tetap harus dengan prokes yang ketat.
->

Mengangkat tema “Peduli Lingkungan Hidup”, melalui baksos ini SMI Semarang bertekad memaknai Hari Sumpah Pemuda di tengah pandemi untuk membangkitkan semangat jiwa-jiwa muda. Juga untuk menjadi pelopor gotong royong membantu masyarakat, karena di saat pandemi seperti ini, seluruh sektor terdampak, termasuk pariwisata, pangan dan ekonomi.
“Maka kami berinisiatif untuk para pemuda dapat memberikan sumbangsih apapun, tak harus berkaitan dengan bidang kami secara langsung, tetapi yang berdampak positif bagi masyarakat luas apapun dapat dilakukan, seperti kegiatan kami kali ini,” buka Vino, Ketua SMI Semarang.
Kegiatan tebar benih ikan ini tercetus saat adanya Musyawarah Pengurus dan anggota SMI Semarang. Hingga mereka sepakat mengumpulkan dana secara sukarela. Sejalan dengan tujuan baksos tebar benih ikan, mereka berkoordinasi dengan pengurus Waduk Jatibarang terkait berapa pembatasan anggota yang boleh ikut dan jenis ikan apa yang boleh ditebar.
“Setelah berkoodinasi dengan pihak pengurus waduk kami mengetahui bahwa kami termasuk yang pertama melakukan kegiatan ini di tengah pandemi. Dahulu sebelum pandemi, penebaran benih ikan sangat rutin dilakukan, tetapi sejak pandemi melanda, kegiatan seperti ini menjadi sangat jarang dilakukan yang membuat ekosistem lingkungan hidup ikan di waduk menjadi tidak seimbang, apalagi waduk Jatibarang selain menjadi tempat wisata, juga menjadi sumber mata pencaharian bagi para pemancing,” sambung Vino.
Untuk menyukseskan kegiatan baksos tebar benih ikan, sekitar 15 riders dengan prokes ketat ikut ke lapangan. Mereka melakukanpenebaran ribuan benih ikan nila, patin, bawal, dan lele.
“Saya berharap SMI Semarang tak hanya memberikan dampak positif kepada masyarakat di sekitar waduk atas kegiatan kali ini, tetapi juga memantik para pemuda dan komunitas otomotif di Kota Semarang untuk terus melakukan kegiatan positif, karena seperti yang kita tahu, komunitas otomotif sering dicap buruk oleh masyarakat. Maka dari itu dengan kegiatan seperti ini kami buktikan, bahwa kami juga memiliki andil dalam memperbaiki ekosistem lingkungan hidup, menghidupkan sektor pariwisata, dan sedikit meringankan beban ekonomi masyarakat,” pungkas Vino. (Maston/Foto: Supermoto Indonesia Semarang)







