Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) Resmi Dibentuk
Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) akan bermitra dengan Pemerintah dalam pengembangan bisnis dan industri sepeda motor listrik Indonesia.
Autoride – Semakin banyak sepeda motor listrik yang ada di pasar otomotif Nasional. Hal ini mendorong Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) untuk lebih giat lagi dalam mendukung pengembangan sepeda motor listrik di Indonesia. Pada tahun 2019 saja, sudah ada 9 pabrikan Motor Listrik yang terdaftar di Asosiasi.
“Penjualan sepeda motor listrik dari tahun 2019 sampai 2022 lebih dari 30.837 unit yang sudah terjual dimasyarakat secara pertumbuhan penjualan masih kecil tetapi secara pertumbuhan pabrikan dan type sangat tinggi sampai saat ini ada 52 pabrikan dan 282 tipe yang ada,” ucap Ketua Umum AISMOLI Drs. Budi Setiyadi, S.H.
Menurut Hanggoro Ananta selaku Sekjen AISMOLI, menurut catatan Kementerian Perindustrian sampai saat ini sudah ada 53 pabrikan yang terdaftar sebagai APM Kendaraan Listrik. Meski demikian, keberadaan motor listrik ini masih belum mendapatkan apresiasi yang positif dari pasar secara keseluruhan. Ada sejumlah hambatan yang membuat sepeda motor listrik belum dapat diterima di masyarakat secara maksimal.
Apabila insentif dan rencana pemerintah terus didorong bakal menarik pengguna sepeda motor listrik lebih banyak. Masyarakat akan menjadikan kendaraan listrik sebagai salah satu pilihan dalam pembelian kendaraan dimasa yang akan datang. Industri kendaraan roda dua berbasis baterai terus diakselerasi oleh Pemerintah.
Pada tahun 2025 mendatang, Pemerintah bahkan menargetkan dua juta unit motor listrik akan mengaspal di Tanah Air. Bila dibandingkan dengan negara lain, industri kendaraan listrik mendapat dukungan yang besar dari Pemerintah sehingga Pemerintah saat ini perlu banyak melakukan koordinasi untuk mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik.
Tujuan dibentuknya AISMOLI ialah menjadi mitra Pemerintah dalam pengembangan bisnis dan industri sepeda motor listrik yang kompetitif dan bertanggung jawab di Indonesia. Juga memperjuangkan pengembangan praktik bisnis yang adil dan beretika dalam perdagangan dan industri sepeda motor listrik di Indonesia dan internasional. Dan mengutamakan lingkungan usaha yang kondusif bagi perkembangan industri.
Selain itu juga bertujuan untuk membantu anggota dalam mencapai produksi sepeda motor listrik yang efisien dengan membantu menciptakan lingkungan yang bertanggung jawab dan sebagai wadah industri sepeda motor listrik dan pelaku konversi untuk saling berkomunikasi, menyampaikan pikiran dan ide-ide serta permasalahan yang timbul untuk dicarikan solusi bersama.
AISMOLI sendiri adalah sebuah asosiasi, perkumpulan, dan wadah dari perusahaan-perusahaan yang bergerak dalam Industri Kendaraan Bermotor Listrik, khususnya Sepeda Motor Listrik dan juga Bengkel Konversi yang berlokasi di Indonesia. Dibentuk pada tanggal 17 Januari 2022 sesuai dengan SK Menkumham. Dan telah melakukan pengukuhan kepengurusan pada tanggal 20 Februari 2023.
Pada saat ini ada 9 anggota APM yang terdaftar di AISMOLI yakni : Volta, Viar, Selis, Magnum, Jarvis, Tomara, Polytron, United, Smoot, Alva, HTM, dan Zero Motorcycles. Adapun Bengkel Konversi yang tergabung ada Elders Garage dan Bintang Racing Team (BRT). (Maston/Foto: Tono & AISMOLI)
Susunan Pengurus AISMOLI
Ketua Umum: Irjen Pol (P) Drs. Budi Setiyadi, S.H.
Wakil Ketua 1: Wilson
Wakil Ketua 2: Andry Dwinanda
Sekjen: R. Hanggoro Ananta Khrisna
Wakil Sekjen: Tomy Huang
Sekretaris: Abdullah Alwi
Bendahara 1: Martin Sentosa
Bendahara 2: Dwiki Ilham Toriyana
Bidang Hukum: Jason
Bidang Event 1: Peter Kusnadi
Bidang Event 2: Joegianto
Bidang Teknologi dan Inovasi: Heret Frasthio
Dewan Pembina: Darma Setiawan, Henry Mulyadi, Sutjipto Atmodjo
Dewan Penasehat: Antonius Rainier Haryanto dan Ir Cahya.






