Baksos PCX Kota Angin, Peduli Anak Yatim dan Lansia di Ultah Pertama
Para rider yang tergabung dalam wadah Baksos PCX Kota Angin terus menunjukkan rasa pedulinya terhadap sesama.
Autoride – Komunitas Baksos PCX Kota Angin seakan tak pernah sepi dari berbagai kegiatan sosialnya. Sejak pertama kali deklarasi, komunitas yang satu ini memang memiliki visi dan misi untuk fokus ada kegiatan sosial. Dan kali ini mereka pun membuktikannya hal tersebut sekaligus merayakan ulang tahun pertamanya.
Agenda bakti sosial (baksos) dihelat pada tanggal 17 Juli 2022 lalu di Lapangan Gaeng Ngundikan, Nganjuk, Jawa Timur. Menjadi tema baksos kali ini adalah ‘Bukan Karena Hidup Memberimu Alasan Untuk Tersenyum, Tetapi Senyummu Bisa Membuat Orang Lain Tersenyum’.
“Tema tersebut bagi kami memiliki makna yang mendalam. Apa yang kita lakukan dengan ikhlas bukan cuma membuat kita bahagia, tetapi juga bisa membahagiakan orang lain,” ujar Tatik Sujono, Ketua AHPC Nganjuk yang juga salah satu pencetus PCX Kota Angin kepada Tim Redaksi Autoride.
-> Tips Berkendara Sepeda Motor Untuk Bikers Pemula
Acara yang digelar bersamaan dengan Musyawarah Regional AHPC Jawa Timur ini dihadiri oleh para member dari berbagai daerah. Mereka yang hadir dari AHPC Lamongan, AHPC Sidoarjo, AHPC Gresik, AHPC Mojokerto, AHPC Pasuruan, serta luar Jawa Timur seperti AHPC Solo.
Tidak hanya para member AHPC, akan tetapi juga melibatkan relawan ambulance dari Nganjuk dan Kediri, Komunitas Wong Nganjuk Satu Hati, Laskar Persahabatan dan beberapa bikers lainnya yang bukan pemilik PCX.
“Kami sangat terbuka, siapa saja boleh ikut dan menghadiri acara baksos. Dan pada kegiatan sosial kali ini kami kedatangan tamu penting yaitu salah satu musisi yang menciptakan lagu Sedudo Ninggal Kenangan yaitu bang Yuda,” sambung Tatik.
-> Suzuki Ertiga Hybrid Terus Tebar Pesona
Sementara itu, kegiatan baksos dilakukan dengan memberikan donasi kepada anak yatim dan para dhuafa serta lansia dan tuna netra. Namun karena alasan teknis, para tuna netra tidak bisa hadir langsung ke lokasi baksos.
“Banyak hal positif yang didapat dengan kegiatan sosial ini. Karena komunitas tidak harus menunjukkan hobi riding saja, tetapi masih punya kegiatan positif didalamnya. Sebisa mungkin lebih suka berhubungan dengan masyarakat sekitar, karena rasa peduli itu penting untuk memupuk rasa kemanusiaan,” papar Tatik.
Untuk dana baksos sendiri dihimpun dari para donatur dan beberapa sponsor. Dalam hal ini, Tatik menyebut jika para member sama sekali tidak dibebani biaya untuk kegiatan ini. Kalaupun ada yang ingin membantu dan tidak keberatan, tetap mereka terima dengan senang hati. (Maston/Foto: istimewa)
-> Chery Gandeng Arta Group Bangun Dealer di Pluit dan Serpong








