Upaya Knalpot Purbalingga Untuk Jadi Pilot Project Knalpot Aftermarket Ber-SNI
Knalpot Purbalingga dalam waktu dekat bisa menjadi pilot project bagi BSN untuk knalpot aftermarket yang berlabel SNI
Autoride – Knalpot menjadi industri rumahan yang menyebar di berbagai wilayah di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Jumlahnya mencapai ratusan, bahkan mungkin ribuan industri rumahan menggantungkan hidup pada produksi knalpot.
Namun meski begitu, hingga kini belum ada knalpot aftermarket yang ber-SNI terdaftar pada Badan Standarisasi Nasional (BSN). Kukuh Saifudin Achma selaku Kepala BSN menyebut, dalam data base yang ada di BSN saat ini belum tercantum knalpot aftermarket dengan label SNI.
Hal tersebut disampaikan oleh Kukuh saat melakukan audiensi yang digelar secara virtual. Audiensi bertajuk ‘Upaya Peningkatan Kualitas Knalpot Purbalingga’ yang dihelat pada 8 Februari 2022 di ruang rapat Bupati ini diikuti Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi yang akrab disapa Tiwi beserta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga.
Dalam kesempatan tersebut, Kukuh meminta kepada para pelaku IKM (Industri Kecil Menengah) Knalpot untuk menyusun draft poin yang akan diajukan sebagai SNI ke BSN. Kukuh meminta kepada para pelaku IKM Knalpot Purbalingga untuk merumuskan dan mengajukan poin apa saja yang akan dibuat untuk menjadi SNI.
-> Mobil Listrik Hyundai Laris Manis di Indonesia

Bersama-sama dengan Pemkab Purbalingga, dalam waktu dekat BSN akan menandatangani beberapa produk unggulan yang akan diajukan menjadi SNI termasuk knalpot. Jika hal tersebut terwujud, knalpot aftermarket Purbalingga akan menjadi yang pertama di Indonesia yang berlabel SNI.
Industri knalpot merupakan salah satu industri kecil menengah (IKM) unggulan dan menjadi ikon Kabupaten Purbalingga. Industri knalpot telah tumbuh dan berkembang sejak tahun 1977. Sampai dengan Desember 2021 tercatat lebih 500 IKM knalpot dengan penyerapan tenaga kerja mencapai kurang lebih 3.000 orang.
Saat ini pangsa pasar knalpot Purbalingga tidak hanya Nasional, tapi juga sudah masuk pasar internasional (ekspor perorangan), antara lain didominasi ke Malaysia, Filipina, India, Vietnam, dan beberapa negara Eropa lainnya. (Maston/Foto: Dok. Abenk Muffler)
-> Komunitas Supermoto Indonesia (SMI) Depok Rayakan Ulang Tahun ke-7 dengan Muschap




